detikHot

movie

Imajinasi Hanung Ajak Jokowi Perankan Darsam di 'Bumi Manusia'

Sabtu, 13 Jul 2019 19:30 WIB Nugraha - detikHot
Foto: (instagram film bumi manusia official) Foto: (instagram film bumi manusia official)
Jakarta - Presiden Joko Widodo dapat dikatakan sebagai salah satu penggemar karya Pramoedya Ananta Toer. Bahkan Jokowi pernah mengutip kata-kata Pram.

"Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini," tulisnya di Facebook.

Gara-gara itu, sampai ada kabar Jokowi juga tertarik untuk memerankan karakter Darsam dalam film 'Bumi Manusia' yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

"Kalau boleh membayangkan, Pak Jokowi jadi Darsam itu cocok. Hati-hati ya, Pak Jokowi itu kelihatanya lemah tapi beliau itu cukup kuat, keras pendiriannya, kalau sudah A ya A. Makanya cocok jadi Darsam yang bisa begitu. Tinggal nambahi kumis," ungkapnya.

Hanung pernah membuat dialog imajiner dengan Jokowi saat menggarap film yang diangkat dari karya novel besar tersebut. Menurutnya, ia terinspirasi dari tulisan Jokowi di berbagai akun media sosialnya.

"Itu adalah sebuat respons atas begitu besarnya novel 'Bumi Manusia'. Sehingga membuat orang lain merasa terlibat, mengapresiasi dengan cara masing-masing. Buat saya tulisan itu sangat lucu, sekaligus cerdas karena semacam ada dialog imajiner saya dengan Pak Jokowi," tutup Hanung.
Imajinasi Hanung Ajak Jokowi Perankan Darsam di 'Bumi Manusia'Foto: (Instagram/@falconpictures_)

Film produksi Falcon Pictures itu rencananya akan tayang di bioskop pada 15 Agustus. Film ini turut membawa kehadiran Mawar de Jongh yang berperan sebagai Annelies. Lalu tentu saja Iqbaal Ramadhan sebagai Minke.

Sebelumnya ada kontroversi pemilihan Iqbaal sebagai Minke di film tersebut. Muncul berbagai komentar penolakan, hingga petisi 'Tolak Iqbal Ramadhan (Dilan) Memerankan Minke dalam Film Bumi Manusia'.

Sementara, Hanung Bramantyo telah mengungkap alasannya memilih Iqbaal sebagai Minke.

"Pertama tertulis dalam jelas, Minke umur 20 dan Annelies umur 17. Jadi memang anak-anak muda. Pak Pram berbicara gejolak anak-anak muda," ujar Hanung Bramantyo saat itu.

Iqbaal, yang merupakan generasi milenial, dianggap cocok menghidupkan karakter tokoh muda modern pada era 1900-an.

"Mawar dan Iqbaal adalah generasi milenial yang mengalami gegar kebudayaan. Dulu anak-anak menjadi Eropa, sekarang global. Itulah yang terjadi pada milenial," kata Hanung.




Simak Video "Pengumuman! Museum 'Bumi Manusia' Resmi Dibuka untuk Umum"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com