Penyanyi Keisya Levronka dan keluarga kompak mengurus Lexi usai jatuh dari lantai enam kampusnya.
Keisya dan ibundanya, bahkan memutuskan berhenti bekerja selama beberapa bulan.
Menurut pelantun Tak Ingin Usai tersebut, seluruh anggota keluarga bahu-membahu mendampingi proses pemulihan Lexi yang tak hanya mengalami keterbatasan fisik, tetapi juga terpukul secara mental.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ngadepinnya kan bareng-bareng sekeluarga, prosesnya temanin dia juga saling. Aku, mama sempat berhenti kerja. Aku juga berhenti kerjaan selama beberapa bulan karena, ngurusin adik. Maksudnya, selain fisik dia kan mentalnya juga butuh support," ujar Keisya Levronka di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (1/7/2026).
Kondisi Lexi saat itu juga membuatnya kesulitan melakukan aktivitas dasar, termasuk pergi ke kamar mandi. Keisya menambahkan, fungsi anggota tubuh sang adik belum kembali normal setelah kecelakaan.
Lexi membenarkan, selama masa pemulihan masih membutuhkan bantuan keluarga. Ia mengaku, sempat kehilangan kemampuan mengontrol fungsi tubuh akibat kondisi saraf yang belum pulih.
"Kalau bisa, cuma maksudnya jadi terbatas. Kayak gak bisa kontrol. Maksudnya ya kadang-kadang untuk ke kamar mandi yang harusnya bisa ditahan jadi gak bisa," ujar Lexi.
Keluarga Keisya tengah menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas insiden tersebut. Gugatan terhadap Universitas Tarumanagara diajukan oleh ibunda Keisya, Levi Leonita Davies. Sidang perdana yang digelar kemarin ditunda karena, pihak kampus tidak hadir.
(wes/pus)











































