Ruben Onsu Diduga Jadi Korban Proyek Mukena, Merugi Rp 5,5 M

Ruben Onsu Diduga Jadi Korban Proyek Mukena, Merugi Rp 5,5 M

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Selasa, 21 Apr 2026 22:01 WIB
Ruben Onsu
Ruben Onsu Diduga Jadi Korban Proyek Mukena, Merugi Rp 5,5 M. (Foto: Ahsan/detikHOT)
Jakarta -

Presenter Ruben Onsu membawa kabar kurang menyenangkan terkait bisnisnya. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, terungkap ia diduga menjadi korban penipuan dalam proyek pengadaan mukena. Kasus ini bermula sejak beberapa bulan sebelum momen Idul Fitri lalu, namun hingga kini tidak ada kejelasan mengenai kelanjutan proyek tersebut.

Minola Sebayang menjelaskan awal mula permasalahan ini terjadi ketika Ruben Onsu diperkenalkan oleh salah satu temannya kepada pria bernama Philipus Suprihatin. Pria tersebut mengklaim bisa menjadi jembatan bagi Ruben Onsu untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan bernama PT Venteny Fortuna Indo guna memproduksi mukena dalam skala besar.

"Jadi Ruben bercerita bahwa beberapa bulan sebelum Lebaran, Ruben dikenalkan oleh temannya ke seseorang yang bernama Philipus Suprihatin itu yang ada dalam postingannya Ruben," kata Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesepakatan tersebut, Philipus menjanjikan kerja sama bagi hasil dengan komposisi 60-40. Proyek ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp 5,5 miliar. Ruben Onsu yang merasa momen menjelang Lebaran sangat tepat untuk berbisnis mukena akhirnya menyetujui tawaran tersebut tanpa rasa curiga yang berlebih.

"Nilai kontrak dalam perjanjian tersebut Ruben mengatakan lebih kurang Rp 5,5 miliar, ya. Cukup tinggi nilai kontraknya Rp 5,5 miliar," jelas Minola Sebayang.

ADVERTISEMENT

Dalam perjalanannya, Philipus berkali-kali meminta uang kepada mantan suami Sarwendah itu dengan berbagai alasan. Mulai dari permintaan uang muka agar pabrik mau mulai berproduksi, hingga permintaan biaya operasional.

"Pabrik itu akan memproduksi mukena itu kalau uangnya itu bayar di muka. Jadi artinya tidak ada pabrik itu, dia bilang dia produksi dulu baru dibayar, tapi pabrik selalu ingin ada uang baru mukena diproduksi," ujar Minola Sebayang.

Kecurigaan mulai muncul ketika waktu produksi yang dijanjikan terus mundur. Hingga hari raya Lebaran terlewati, mukena yang diharapkan tidak kunjung diproduksi dan tidak pernah sampai ke tangan Ruben Onsu.

"Bagiannya Ruben sudah ditransfer ke rekening PT Venteny Fortuna Indo, namun PT Venteny Fortuna Indo tidak pernah mencairkan uang itu. Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik," tegas Minola Sebayang.

Setelah menyadari ada yang tidak beres, ayah tiga anak itu berusaha menghubungi Philipus untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pria tersebut justru menghilang dan tidak dapat dihubungi kembali.




(ahs/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads