Cut Tari 24 Jam Menanti Buah Hati
Kamis, 11 Okt 2007 16:33 WIB
Jakarta - Tak mudah untuk Cut Tari melalui proses melahirkan buah hatinya. Ia berjuang 24 jam menahan sakit hingga akhirnya dokter memutuskan Tari melahirkan melalui operasi caesar.Dituturkan dr. UF. Bagazi S.Pog., dokter yang menangani Tari saat melahirkan, presenter infotainment itu masuk Brawijaya Woman and Children Hospiral pada 8 Oktober 2007. Saat itu, Tari berharap melahirkan dengan normal.Ketika sampai di rumah sakit, air ketuban Tari sudah sedikit. Menurut Bagazi, plasentanya juga sudah tidak membaik."Setelah itu kita lakukan pacuan-pacuan untuk memicu, tapi tidak merespon. Itu hampir 24 jam tidak merespon, akhirnya ya kita operasi," ujarnya, saat ditemui di ruangannya di Brawijaya Woman and Children Hospital, Jl. Taman Brawijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2007).Tari masuk ruang operasi pada 10 Oktober 2007. Sekitar pukul 22.00 WIB, bayinya yang berjenis kelamin perempuan lahir dengan berat 3065 gram dan panjang 49,5 cm."Waktu lahir, bayinya menangis dengan kuat dan dia langsung diajarkan untuk menyusui segera," lanjut Bagazi.Saat ini kondisi Tari dan bayinya baik. Namun ibu muda yang kerap tampil seksi itu masih harus memulihkan diri sehingga belum bisa menemui media.Saat operasi berlangsung Tari ternyata dalam keadaan sadar. Suaminya, Yusuf Subrata juga setia mendampingi. Soal keadaan sadar Tari tersebut, rupanya itu karena artis cantik tersebut alergi obat."Dia alergi obat penghilang rasa sakit, pas dikasih obat gatal-gatal," tutur Bagazi.Rencananya, Tari dan Yusuf akan memberikan keterangan pers Jumat (12/10/2007) pukul 13.00 WIB di Brawijaya Woman and Children Hospital. (eny/eny)











































