×
Ad

Korban Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Tergoda Flexing

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 14 Jan 2026 21:08 WIB
Pelapor dugaan penipuan kripto Timothy Ronald menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026). Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Younger, korban dugaan penipuan investasi kripto yang melibatkan influencer Timothy Ronald, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 3 miliar. Younger mengaku awal mula tertarik bergabung karena, melihat gaya hidup mewah Timothy Ronald yang diperlihatkan di media sosial.

"Si TR ini merupakan satu influencer yang sangat terkenal. Nah saya melihat dia dari Instagram, dari cara dia flexing segala macam, kaya dari kripto cepat, terus bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Nah itu saya tergiur," kata Younger di Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026).

Karena ketertarikan tersebut, Younger akhirnya membeli keanggotaan Akademi Crypto dengan nominal yang tidak sedikit. Semula dia berinvestasi senilai Rp 50 jutaan.

"Saya beli awal Rp 9 juta. Terus diiming-imingi ada member yang lifetime seharga Rp 39 juta. Total ya saya habis di Rp 50-an jutalah kurang lebih," ujarnya.

Younger menyebut kerugian hingga Rp 3 miliar berasal dari mengikuti sinyal investasi yang diberikan Timothy Ronald, khususnya pada token kripto $MANTA.

"Rp 3 M itu dari sinyal dia. Saya tergiur karena ada bukti sinyal bahwa dia mengatakan dari Rp 2 juta itu bisa jadi Rp 2 miliar. Beli koin apa pun bisa untung," ungkapnya.

"Dia kasih PDF itu, menjanjikan profit 300 sampai 500 persen," jelas Younger.

Sinyal investasi tersebut, kata Younger, diberikan secara berkala sejak ia bergabung. Younger mengakui sempat merasakan keuntungan di awal. Namun, hal itu justru membuatnya semakin percaya.

"Untung ya ada, tapi itulah tujuan si pelaku. Semakin kita untung, ya kita makin percaya," katanya.

Ia menjelaskan bahwa investasi dilakukan sendiri melalui sejumlah aplikasi exchange internasional. Meski membeli aset sendiri, keputusan investasi sepenuhnya berdasarkan sinyal dari Timothy Ronald.

Namun, setelah membeli token $MANTA pada Maret, nilainya justru anjlok tajam.

"Koin $MANTA ini langsung turun di April sekitar 60 persen. Dan malah setelah turun, kita disuruh beli lagi sama dia. Disuruh hold terus," ungkap Younger.

Hingga akhirnya, Younger mengaku tidak pernah menarik keuntungan sama sekali. "Habis. Nggak ada untung sama sekali. Rugi Rp 3 miliar," tegasnya.

Saksikan Live DetikPagi:



Simak Video "Video: Cerita Korban Penipuan Kripto Timothy Ronald Rugi Rp 3 Miliar "

(fbr/pus)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork