Iming-iming Untung 500 Persen, Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Rugi Rp 3 M

Iming-iming Untung 500 Persen, Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Rugi Rp 3 M

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 13 Jan 2026 16:03 WIB
Iming-iming Untung 500 Persen, Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Rugi Rp 3 M
Pelapor (kemeja hitam) dugaan penipuan kripto Timothy Ronald menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (!3/1/2026).Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Pelapor dugaan penipuan kripto Timothy Ronald menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pelapor mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Timothy Ronald disebut mendorong anggota komunitasnya untuk menanamkan modal pada sejumlah aset kripto, salah satunya token $MANTA, dengan iming-iming keuntungan fantastis mencapai 300-500 persen. Namun, kenyataannya nilai aset tersebut merosot tajam.

Pelapor bernama Younger mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (13/1/2026) untuk menjalani pemeriksaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita baru tahap BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sih sama kepolisian," kata Younger kepada wartawan di Polda Metro Jaya Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

Younger belum bersedia mengungkap kronologi lengkap dugaan penipuan yang dialaminya. Ia mengaku akan menyampaikan detail kasus setelah pemeriksaan selesai.

"Setelah BAP mungkin saya bisa ceritain, untuk kejadiannya gimana, kronologi saya, untuk kerugian, segala macam," ujarnya.

Soal kerugian, Younger konsisten menyebut nominal seperti yang tercantum dalam laporannya. "Sesuai di laporan saya itu sekitar Rp 3 miliar," ungkapnya.

Pelapor juga mengaku mengalami beberapa hal usai speak up soal ini. Kuasa hukum pelapor, Jajang, mengatakan pihaknya menghormati proses penyidikan dan enggan mendahului pemeriksaan dengan membuka detail perkara ke publik.

"Ini kan baru tahap pertama, agenda pemeriksaan sebagai pelapor dari klien kami. Untuk detailnya akan kami jelaskan nanti setelah pemeriksaan," ujar Jajang.

Younger membenarkan dirinya pengikut Timothy Ronald. "Ya, saya member-nya," jawab Younger.




(pus/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads