Nadine Chandra: Saya Minta Maaf
Selasa, 15 Agu 2006 16:55 WIB
Jakarta - Atas keterbatasannya berbahasa asing, Nadine Chandrawinata yang baru saja kembali dari ajang dunia Miss Universe menghaturkan permohonan maaf. Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam rekaman video wawancara para finalis Miss Universe, Nadine terlihat terbata-bata dalam berbahasa Inggris. Mahasiswi jurusan Periklanan di London School of Public Relation ini sampai salah menyebut Indonesia sebagai kota, bukan negara. Ketika ditemui di Hotel Niko, Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2006), Nadine menjelaskan apa yang terjadi saat rekaman video tersebut dibuat. Menurutnya, ia tidak dalam kondisi yang prima. Malamnya, ia baru sampai di Los Angeles dan masih merasa jetlag akibat terbang terlalu lama. Paginya, setelah sarapan, ia langsung dijadwalkan untuk melakukan rekaman video wawancara. Seharusnya, tutur Nadine, ada seorang penerjemah yang mendampingi. Namun entah mengapa penerjemah tersebut terlambat datang. Terpaksalah Nadine berInggris ria meskipun ia tahu kemampuannya berbahasa asing belum masuk tahap sangat mahir. "Saya grogi. Tapi saya minta maaf dengan keterbatasan bahasa asing saya," tutur Nadine. Namun, tambah Nadine, ketidakjagoannya berbahasa Inggris bukanlah faktor mengapa ia sampai gagal di ajang Miss Universe. "Bahasa bukan penilaian utama yang bisa mengubah penilaian juri. Bahasa Inggris hanya untuk berkomunikasi dengan peserta lain."Mengenai tudingan hanya modal penampilan di ajang Miss Universe, Nadine menampiknya. "Kalau cuma jual tampang , sekarang kan sudah modern. Sekejap orang bisa cantik. Kalau cantik tapi nggak punya brain percuma juga."25 Agustus mendatang, gelar Puteri Indonesia akan berpindah dari tangan Nadine Chandrawinata. 38 perempuan kini sedang berkompetisi untuk merebut gelar Puteri Indonesia 2006. (ine/)











































