Mujahidah FPI Laporkan Nadine ke Polda Metro
Jumat, 21 Jul 2006 18:22 WIB
Jakarta - Pengiriman Nadine Chandrawinata ke ajang Miss Universe 2006 berbuntut panjang. Puteri Indonesia 2005 ini dilaporkan Mujahidah Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Metro Jaya.Para mujahidah (anggota perempuan) yang berpakaian serba putih itu selain melaporkan Nadine, juga melaporkan beberapa orang yang terlibat dalam proses keberangkatan Nadine ke ajang pemilihan ratu sejagat itu."Kita tidak hanya melaporkan Nadine. Tidak adil kalau kita melaporkan Nadine saja. Jangan-jangan Nadine diperalat lagi," kata Sekretaris Mujahidah FPI Noni Supryanti Budiani di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (21/7/2006).Selain Nadine, yang dilaporkan Mujahidah FPI adalah Mooryati Soedibyo, Wardiman Djojonegoro, Mega Angkasa, Kusuma Dewi, dan Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi.Selain melaporkan Nadine, Mujahidah FPI yang berjumlah sekitar 100 orang ini juga berdemonstrasi di depan Mapolda Metro Jaya. Mereka terlihat membawa tulisan dan berteriak supaya pengiriman Puteri Indonesia ke ajang Miss Universe tidak diulangi lagi."Kalau penjurian didasarkan brain, beauty, dan behaviour, kami kira Nadine tidak masuk untuk brain dan behaviour," cetus seorang demonstran."Nadine cuma menonjolkan kecantikan dan kemolekan," teriak para demonstran.Sementara itu kuasa hukum Mujahidah FPI, Sugito, menyatakan, pemberangkatan Nadine ke ajang Miss Universe telah melanggar surat keputusan Mendikbud RI nomor 02/U/1984 tentang pengadaan kontes pemilihan ratu dan sejenisnya."Dalam surat itu jelas disebutkan, bahwa acara pemilihan ratu bertentangan dengan nilai agama dan sosial. Dan surat ini masih berlaku," jelas Sugito.Selain hal itu Sugito juga menganggap pengirman Nadine telah melanggar pasal 281 tentang pelanggaran kesusilaan dan 169 KUHP tentang perkumpulan untuk maksud jahat. (ahm/)











































