Raja Charles Murka Trump Komentari Foto Topless Kate Middleton

ADVERTISEMENT

Raja Charles Murka Trump Komentari Foto Topless Kate Middleton

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 09 Nov 2022 07:05 WIB
Jakarta -

Donald Trump pernah berkomentar mengenai tersebarnya foto topless Kate Middleton. Pangeran William dan Raja Charles pun dibuat murka.

Foto topless Kate Middleton tersebar pada 2012. Foto tersebut diambil tanpa izin saat Putri Wales berjemur bertelanjang dada di properti pribadi di Prancis saat berlibur dengan sang suami, Pangeran William.

Foto-foto tersebut kemudian diterbitkan di tabloid Prancis, Closer. Saat itu, mereka mendapatkan protes keras dari publik dunia.

Saat foto-foto tersebut tersebar, Donald Trump ikut berkomentar. Ia menulis sejumlah tweet di akun Twitter pribadinya

"Kate Middleton hebat, tapi dia harusnya tidak berjemur dalam keadaan telanjang dada. Hanya dirinya sendiri yang bisa disalahkan," tulis Donald Trump saat itu.

"Siapa yang tidak akan memotret Kate dan menghasilkan banyak uang saat ia berjemur telanjang? Ayolah, Kate!" lanjutnya.

Menurut buku biografi The King: The Life of Charles III yang ditulis oleh Christopher Anderson, dikutip dari Newsweek, seorang kepala pelayan di Clarence House menyebut Raja Charles dan Pangeran William marah besar. Keduanya menyemburkan banyak kata-kata kasar setelah membaca cuitan Trump.

Tak hanya itu, Raja Charles juga disebut kesal dengan ejekan Donald Trump mengenai gelarnya. Pada 2019, saat Charles masih menjadi Pangeran Wales, Trump berkicau mengenai gelarnya di Twitter dan menyebutnya Prince of Whales atau dalam bahasa Indonesia berarti Pangeran Paus.

Namun mengenai hal-hal yang tertulis di buku tersebut, pihak kerajaan Inggris tak pernah memberikan klarifikasi apa pun.

Di sisi lain, Pangeran Harry akan merilis buku memoar bertajuk Spare pada Januari 2023. Buku tersebut menyebarkan kekhawatiran di keluarga kerajaan Inggris mengenai isu yang akan dibuka oleh ayah dua anak tersebut di bukunya.

(dal/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT