Pernah Jadi \'Wanita Malam\'
Masa Lalu Diungkit, Fanny Maju Terus
Senin, 03 Jul 2006 14:13 WIB
Jakarta - Seminggu belakangan, sejumlah infotainment mengungkit masa lalu Fanny. Meski disebutkan pernah bekerja sebagai 'wanita malam', Fanny tak gentar. Ia maju terus menuntut pebulutangkis Taufik Hidayat mengakui Excel.Fanny disebutkan pernah bekerja di sebuah kafe dangdut di kawasan Jakarta Selatan. Oleh salah seorang tetangganya bernama Iis, Fanny yang bekerja hingga dini hari, disebutkan sering pulang dalam keadaan mabuk. Iis juga mengatakan, wanita yang setiap muncul di depan wartawan menggunakan kerudung itu, pernah menikah dan dikarunai seorang anak perempuan.Kembali ke soal pekerjaan di kafe, meski bekerja malam dan mengenakan pakaian mini, menurut manajer kafe tersebut Edi Siswanto, pelayan di kafenya bukanlah pelayan yang juga memenuhi nafsu pelanggannya. Tapi ia tidak membantah kalau mungkin saja antara pelayan dengan pelanggannya menjalin cinta sesaat.Jumat (30/6/2006) lalu, pengacara Taufik, Edy Kurniawan SH. juga ikut mengungkit soal identitas dan latar belakang masa lalu Fanny yang tidak jelas. Dituturkannya dalam surat somasi yang dilayangkan pada Taufik, tertulis alamat Fanny di Kota Bambu Utara RT 04/01, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Setelah dicek, ternyata tidak ada nama Fanny di tempat tersebut.Diserang dari berbagai sisi, Fanny rupanya tak gentar untuk terus memperjuangkan hak Excel mendapatkan pengakuan Taufik. Seperti dituturkan pengacaranya, Rusdianto Matulatuwa, Fanny akan maju terus sampai bisa membawa Taufik melakukan tes DNA."Apa yang terungkap soal Fanny hanya untuk mengalihkan persoalan," ujarnya saat dihubungi detikhot Senin (3/7/2006)"Fanny akan tetap terus dan juga tidak mau kompromi. Mutlak tes DNA harus dilaksanakan," tandasnya lagi.Menurut Rusdianto, persoalan sebenarnya dari kasus yang menghebohkan ini adalah bukan soal Fanny, tapi Excel. Seharusnya pihak Taufik tidak mengungkit soal identitas Fanny yang tidak jelas karena bukan Fanny lah yang sedang jadi pokok permasalahan."Kasus ini bergulir karena apa? Karena Excel kan? Kalau atas nama Fanny, kita nggak ke Komnas Anak. Yang kita tuntut itu bukan Fanny yang minta diakui, tapi Excel," jelasnya. (eny/)











































