Tamara Bisa Bahayakan Rasya
Rabu, 14 Jun 2006 21:32 WIB
Jakarta - Sikap Tamara Blezinsky yang menghalang-halangi pertemuan Rasya dengan ayahnya bukannya tanpa risiko. Perkembangan mental Rasya bisa terganggu jika masalah ini terus berlangsung.Demikian diungkapkan pengamat anak, Kak Seto. Perkembangan mental pada masa anak-anak sangat menentukan masa depan anak tersebut."Ini bisa berdampak negatif terhadap perkembangan jiwa anak di masa datang. Pikiran Rasya pada perkawinan akan negatif jika ayah dan ibunya terus berantem," ujar Kak Seto yang turut mendampingi Rafly dalam jumpa pers di Komnas PA, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2006).Selain itu, sebagai anak laki-laki Rasya juga memerlukan figur seorang ayah. Jadi, jika Rasya tak juga diizinkan bertemu dengan Rafly, bisa saja hal tersebut berpengaruh buruk terhadap perkembangan mentalnya.Untuk bertemu Rasya, sejak empat bulan lalu berbagai usaha telah dilakukan Rafly. Berkali-kali ia menelepon Tamara namun aktris cantik tersebut tak menjawabnya. Begitu juga handphone yang pernah diberikan Rafly pada Rasya. Handphone tersebut sepertinya kini telah disita oleh sang ibu.Tentang sekolah Rasya, Singapore International School yang turut menghalang-halangi usaha Rafly bertemu Rasya juga bisa dipermasalahkan. Sekolah tersebut dapat terseret tuntutan hukum karena menghalang-halangi seorang anak bertemu dengan ayah biologisnya.Menurut Rafly sekolah tersebut tak mau mempertemukan Rasya atas permintaan Tamara. Sang kepala sekolah berkeras Rafly tak bisa mengubah keputusan itu karena yang terdaftar sebagai klien di sekolah tersebut adalah Tamara Blezinsky.Hingga kini Rafly tak mengerti apa yang membuat Tamara bersikap demikian. Menurut sepupu Cut Tari tersebut, seharusnya Tamara terbuka jika ia memiliki masalah dengan Rafly."Kalau memang ada masalah seharusnya Tamara ngomong ke saya," keluh Rafly. (fta/)











































