Shandy Harun: Ancaman itu Biasa

Tentang Keluarga Cendana

Shandy Harun: Ancaman itu Biasa

- detikHot
Selasa, 23 Mei 2006 10:26 WIB
Shandy Harun: Ancaman itu Biasa
Jakarta - Walau terkejut mendengar penyerangan Halimah ke rumah Mayangsari, menurut Shandy Harun hal itu bukan sesuatu yang aneh. Ancaman dan hal semacam itu sudah biasa."Kalau mereka (keluarga Cendana) itu tipe yang sudah biasa seperti itu. Ancaman itu biasa, emosional cuma ngomong doang," tutur Shandy Harun, kepada detikhot ketika dihubungi lewat ponselnya, Senin (23/5/2006).Kembali ke pengalamannya sendiri ketika dekat dengan Tommy, Shandy mengaku tak pernah mendapat ancaman. Sebab, ketika ia berhubungan dengan Tommy, putra manta Presiden Soeharto itu belum menikah. Jadi memang tak ada pihak yang berkepentingan mengancamnya. Berbeda dengan Mayang, ia dekat dan punya anak dengan Bambang Trihatmodjo ketika pria itu sudah resmi menikah dengan Halimah, puluhan tahun lalu. Namun tentang penyerangan yang dilakukan oleh Halimah serta dua anaknya, Gendis dan Panji, Shandy tak ingin menyebutnya sebagai perilaku keluarga Cendana. Sikap Panji yang emosional dan memukul ayahnya diniliai mantan istri Setiawan Djody itu sebagai sikap pribadi.Masalah yang sudah terlanjut menyebar ke publik itu menurut Shandy masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Asal Mayang tidak menuntut dan Halimah bersedia untuk bicara baik-baik, kasus ini tak perlu berlanjut sampai ke area hukum.Ketika dimintai pendapatnya tentang Halimah, Shandy Harun menolak bicara. Menurutnya ia tak terlalu kenal dan hanya pernah bertemu muka sesekali saja.Sementara itu sahabat Mayangsari, Adjie Notonegoro yang selama ini aktif menjadi 'jubir' Mayang kini mulai bungkam. Ketika dihubungi detikhot, Adjie enggan buka mulut dan mengaku belum menghubungi Mayang sejak insiden tersebut berlangsung. Adjie yang sedang kurang enak badan mengetahui kejadian Mayang lewat televisi. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads