Harga Minyak Naik, Pengusaha Ivan Manurung Tak Gentar Donasi Makanan

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Senin, 21 Mar 2022 20:30 WIB
Pengusaha Ivan Manurung lewat start-up besutannya memberi apresiasi buat Pahlawan Pandemi.
(Foto: dok. istimewa) Pengusaha Ivan Manurung lewat start-up besutannya memberi apresiasi buat Pahlawan Pandemi.
Jakarta -

Harga eceran tertinggi minyak tengah meroket naik. Namun hal itu tak membuat pengusaha Ivan Manurung gentar dalam berbuat baik. Dia tetap menjalankan kegiatan donasi makanan yang dikhususkan buat para Pahlawan Pandemi.

Mereka yang masuk dalam kategori Pahlawan Pandemi adalah para pekerja sosial seperti petugas vaksin dan swab test, perawat di rumah sakit, hingga petugas keamanan dan kebersihan. Pengusaha jebolan GoFood yang kini membuka start-up bernama Mamam Group itu ingin memberikan apresiasi kepada orang-orang tersebut.

"Kali ini Mamam Group memutuskan donasi makanan difokuskan kepada Pahlawan Pandemi sebagai salah satu apresiasi kecil kami kepada para pekerja sosial," katanya dalam keterangan resmi.

Mamam Group kini tengah fokus membesarkan brand Warteg Agan yang merupakan salah satu anak perusahaannya. Pada bulan Maret 2022 ini, Ivan Manurung lewat Warteg Agan mengadakan Gerakan Nasi Bungkus buat para Pahlawan Pandemi.

Tidak hanya itu, Warteg Agan juga memberikan fasilitas menarik buat pelanggan pada 14 hingga 16 Maret 2022 lalu dengan program Makan Bayar Seikhlaskan di outlet cabang Warteg Agan. Donasi dari Makan Bayar Seikhlasnya itu nantinya akan diberikan kembali buat para Pahlawan Pandemi.

Ivan Manurung optimis kampanyenya ini bisa memberikan secercah senyuman buat mereka yang membutuhkan. Diharapkan hal ini pun tidak akan berakhir sampai di bulan Maret saja, namun berlanjut hingga Ramadhan mendatang.

"Dengan ambisi membuka 500 cabang Warteg Agan sampai dengan tahun 2023, kami berkomitmen untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat secara jangka panjang," lanjut dia.

Sejak tahun 2021, Ivan Manurung lewat Mamam Group dan Warteg Agan sudah memulai aktivitas sosial mereka. Salah satu kampanye yang dilakukan adalah #SemuaBisaMakan yakni dengan membagikan lebih dari 10 ribu nasi bungkus kepada pengemudi ojol dan masyarakat yang membutuhkan di sekitar Jakarta.

Dalam usahanya mengembangkan start-up ini, Ivan Manurung juga berharap dapat berbagi kepada sesama. Mamam Group saat ini yang sudah mulai besar dengan 3 unit bisnis yaitu Warteg Agan, Nasi Gila Modyar, dan Bukan Rawon Biasa diharapkan bisa membuat masyarakat menikmati makanan dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

(aay/mau)