The Simpsons Kibarkan Bendera Ukraina

Dicky Ardian - detikHot
Minggu, 27 Feb 2022 10:06 WIB
The Simpsons
The Simpsons Kibarkan Bendera Ukraina. (Foto: The Simpsons)
Jakarta -

Usai dianggap memprediksi perang Rusia dan Ukraina, The Simpsons kembali menjadi sorotan. Serial ikonik itu mengibarkan bendera Ukraina.

Bendera tersebut dikibarkan oleh keluarga Bart Simpson. Di Twitter, Bart, Homer, Marge Lisa, dan Maggie membawa bendera berwarna biru dan kuning.

Unggahan itu langsung direspons Twitter resmi Ukraina. Akun itu mengunggah ulang dengan emoji hati berwarna kuning dan biru serta animasi Homer dan Marge Simpsons.

Sebelumnya, video The Simpsons viral di media sosial. Video itu berasal dari eposode berjudul Simpson Tide yang tayang pada 29 Maret 1998.

Dalam ceritanya, Boris Yeltsin dikisahkan sebagai presiden. Di video tersebut, ada juga duta besar untuk PBB yang sedang berbicara.

Kemudian terlihat Dubes Rusia yang ikut berbicara. Ia menjelaskan negaranya siap berperang.

Suasana kemudian berubah menjadi lebih mencekam. Rusia mendirikan benteng. Para tentara berjaga di atas tembok yang tinggi.

Scene berlanjut ke persiapan Rusia melancarkan serangan. Mereka menjalankan tank dan prajurit berseragam yang siap menyerang dengan senjata mereka.

Belum cukup, terlihat juga Vladimir Lenin yang merupakan Uni Soviet bangkit dari kematiannya. Ia memecahkan peti kaca yang membuat banyak orang terkejut.

Vladimir Lenin kemudian dikisahkan berjalan layaknya zombie sambil berkata, "Harus menghancurkan kapitalisme".

Bos The Simpsons, Al Jean, mengakui ia sangat sedih saat mengetahui prediksi yang dia buat tentang Rusia yang menginvasi Ukraina dalam episode pertunjukan itu benar-benar menjadi kenyataan pada minggu ini.

"Dalam hal prediksi, ada dua jenis yang kita miliki: yang sepele, seperti Don Mattingly mendapatkan masalah untuk rambutnya di 'Homer at the Bat'. Dan kemudian ada prediksi seperti ini (perang Rusia-Ukraina)," kata Jean kepada The Hollywood Reporter.

"Aku benci mengatakannya, tetapi aku lahir pada tahun 1961, jadi 30 tahun hidup aku hidup dengan momok Uni Soviet. Jadi, bagiku, ini lebih merupakan normal daripada prediksi. Kami baru saja membayangkannya. Hal-hal akan menjadi buruk," lanjutnya.

(dar/mau)