ADVERTISEMENT

Pak Ogah Dibantu Deddy Corbuzier Bayar BPJS Pakai Uang Segepok

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Jumat, 25 Feb 2022 19:04 WIB
Pak Ogah
Foto: 20detik
Jakarta -

Sampai saat ini, kondisi Pak Ogah masih memprihatinkan. Sejumlah lembaga kemanusiaan seperti Kitabisa.com sudah memberikan bantuan kepada Pak Ogah.

Tapi kali ini ada Deddy Corbuzier yang kembali memberikan bantuan kepada Pak Ogah. Karena Deddy Corbuzier mendapatkan cerita Pak Ogah tidak bisa membayar BPJS maka dirinya memberikan uang segepok untuk membayar tunggakan BPJS.

"Nggak ada uang, untuk kehidupan Pak Ogah ini nggak ada pemasukan selain dubbing di Unyil," ungkap istri Pak Ogah Yuyun dalam YouTube Deddy Corbuzier.

Diketahui BPJS Pak Ogah sudah menunggak selama lima tahun. Deddy Corbuzier akhirnya memberikan sejumlah agar Pak Ogah bisa merasakan manfaat BPJS.

"Jadi masalahnya, mereka tidak punya uang untuk bayar BPJS. Nah ini aneh. BPJS itu kan tujuannya menolong rakyat, tapi tidak punya uang untuk bayar BPJS. Lalu yang bertanggung jawab siapa? Pemerintah yang bertanggung ini siapa?" tutur Deddy Corbuzier.

[Gambas:Instagram]



"Saya mengirim tim close the door dan Indonesia Pasti Bisa untuk bertemu langsung ke Pak Ogah. Bertanya apa yang terjadi dan memberikan bantuan. Saya nggak suka datang ke tempat orang sakit karena memiliki trauma. Melihat itu, saya sedih banget," jelas Deddy Corbuzier lagi.

Mendapatkan sejumlah uang, Pak Ogah pun mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih ya... terima kasih," ungkap Pak Ogah.

Dalam Channel YouTube miliknya, Deddy Corbuzier akhirnya mendatangkan Dirut BPJS Profesor Ali Ghufron.

"Pemerintah siapa yang bertanggung jawab?" tanya Deddy Corbuzier.

"Jadi begini mas Deddy, memang BPJS itu ada, untuk saling gotong royong dan semua bisa tertolong, harusnya. Termasuk Pak Ogah. Cuma, tetapi ternyata tidak punya uang," ungkap Ghufron.

Ia menjelaskan mekanisme untuk mendapatkan alokasi dana yang dianggarkan pemerintah bagi 96.8 juta orang.

"Jadi Kementerian Sosial itu menentukan apakah Pak Ogah atau bapak yang lain yang sebetulnya masuk untuk dibiayai oleh pemerintah," tuturnya lagi.

Ghufron menjelaskan soal mekanisme pendaftaran penerima bantuan BPJS.

"Jadi, yang bersangkutan melapor kepada pemerintah setempat seperti RT, RW, Lurah dan Camat bahwa mengalami kesulitan keuangan untuk membayar iuran BPJS," terang Ghufron.

"Masalahnya seperti Pak Ogah tadi, itu mekanismenya orang tidak tahu. Harusnya lapor ke Dinas Sosial. Lalu berkoordinasi lapor ke Kementerian Sosial apakah yang bersangkutan bisa masuk DTKS atau tidak," tuturnya lagi.

"Kalau masuk, kemudian dimasukkan. Lalu Kementerian Kesehatan bilang ke Kemenkes, karena anggarannya ada di kesehatan. Ini lo orangnya masuk. Kemudian Kementerian Kesehatan memberikan kepada BPJS ini harus masuk," jelasnya lagi.

Tapi sayang apa yang disampaikan Ghufron justru membuat Deddy Corbuzier bingung.



Simak Video "Kondisi Terkini Pak Ogah yang Terbaring di Tempat Tidur"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT