Kondisi Pak Ogah Kini: Mulai Linglung, Ingatannya Lemah

Hanif Hawari - detikHot
Rabu, 08 Des 2021 08:39 WIB
Jakarta -

Pak Ogah sedang sakit. Daya ingatnya lemah sehingga sering kali berbicara ngelantur.

Meski begitu istri Pak Ogah bersyukur suaminya sudah bisa jalan saat ini. Padahal beberapa bulan sebelumnya, Pak Ogah hanya bisa duduk dan terbaring lemah di rumahnya.

"Setiap hari ibu bingung, bukan untuk kebutuhan keluarga tapi untuk kebutuhan Pak Ogah saja ibu sudah bingung. Karena sejak empat bulan ini, kondisinya Pak Ogah dibilang menurun ya alhamdulillah jalan bisa sekarang. Kalau kemarin nggak bisa ngomong, jarang ngomong. Kalau sekarang ngomong terus tapi nggak tahu tujuannya, artinya nggak tahu ya," ujar istri Pak Ogah, Yuyun Widayanti, saat ditemui di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Yuyun menyebut Pak Ogah juga sering linglung. Ia juga sering kali bingung dengan tingkah lakunya sendiri.

"Tapi ya kayak seperti lemah daya pikirnya saja. Jadi kalau siang malam dia selalu memanggil saya, kalau saya samperin, itu lagi makan pun sama. Terus saya tanya ada apa, nggak tahu. Padahal dia manggil kayak yang benar-benar kesakitan atau apa," tutur Yuyun Widayanti.

Di samping itu Pak Ogah sering merasakan ketidak tenangan dalam hidupnya. Yuyun Widayanti menduga hal itu karena Pak Ogah tidak memiliki penghasilan sejak sakit.

"Terus dia tuh kadang hidupnya kayak nggak tenang, kayak takut, 'makan buat nanti ada?' Kayak ke kompor pun nanti kebakaran, jadi hidupnya tuh kayak ditakut-takutin, takut lapar, takut nggak ada uang," imbuh Yuyun Widayanti.

Pak Ogah juga sering ke luar rumah untuk membeli sesuatu yang diinginkannya. Namun setelah itu ia tidak tahu arah pulang.

"Dia kayak gelisah, keluar (rumah), entah ke mana. Pas nggak lama ada yang nemuin udah sampai depan, 'bu maaf bu, bapak kayak kebingungan di depan', itu sering banget begitu," ungkap Yuyun Widayanti.

"Malah sekarang kalau dibilang, alhamdulillah udah bisa jalan kayak jajan makanan, dia bisa pilih-pilih makanan kayak roti. Jadi kan selama empat bulan ini, makannya itu tertentu, ayam buat makan, malam roti dan wafer, nah kalau nggak ada itu, 2 hari sehari terus marah-marah aja, 'susah ya nggak ada uang lagi," tukasnya.

Simak juga 'Wamenkes: Diabetes Bukan Hanya Penyakit Masyarakat Kota':

[Gambas:Video 20detik]



(hnh/wes)