Tarif Bayaran Andy Lau Per Film

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 07 Nov 2021 08:07 WIB
CANNES, FRANCE - MAY 20:  Actor Andy Lau attends the photocall for Blind Detective during  The 66th Annual Cannes Film Festival at Palais des Festivals on May 20, 2013 in Cannes, France.  (Photo by Samir Hussein/Getty Images)
(Foto: Getty Images/Samir Hussein) Selama beberapa tahun terakhir, bayaran Andy Lau per film tak pernah berubah. Bahkan jauh lebih murah dari bayaran aktor masa kini.
Jakarta -

Mengawali karier di dunia seni peran sejak tahun 80-an, Andy Lau dikenal sebagai salah satu aktor Hong Kong yang paling terkenal di dunia. Tak heran dirinya dijuluki sebagai Raja Box Office Hong Kong oleh beberapa media-media di sana.

Dari banyaknya film-film yang dimainkan, Andy Lau pun berhasil meningkatkan pendapatan di industri film hingga ratusan juta dolar per tahunnya. Bahkan pada tahun lalu ia disebut memiliki andil pada pemasukan sebesar 350 juta dolar atau senilai Rp 5 triliun yang dihasilkan dari film-filmnya.

Nama Andy Lau pun masih menjadi magnet mengingat banyaknya film box office yang dimainkan oleh aktor berusia 59 tahun tersebut. Pada film Shock Wave 2, ia pun berhasil mencetak rekor sebagai film paling laris di Hong Kong dengan pendapatan sebesar 270 juta dolar sejak dirilis pada tahun lalu.

Film tersebut pun mengalahkan The White Storm 2: Drug Lords yang sebelumnya memegang predikat tersebut dan lagi-lagi dibintangi oleh Andy Lau. Wajar rasanya apabila beberapa produser berpikiran kalau filmnya dibintangi oleh Andy Lau, maka sedikit banyaknya ada jaminan untuk laris manis di pasaran.

Meski begitu, Andy Lau tak memanfaatkan hal tersebut. Ia bisa saja menaikkan tarif bayarannya hingga berkali-kali lipat seperti yang umumnya dilakukan para bintang yang tengah tenar, namun ia tak melakukannya.

Pemeran Yoko tersebut justru tak mengubah bayarannya selama beberapa tahun belakangan. Dilansir dari Today Online, disebutkan bayaran Andy hanya sebesar 4,12 hingga 4,79 juta dolar per filmnya atau sekitar Rp 68 miliar, di luar bonus keuntungan film tersebut.

Bahkan kala membintangi film The White Storm 2: Drug Lords, ia tak mendapatkan bayaran atas aktingnya sama sekali. Meskipun dalam film tersebut ia juga memegang posisi sebagai produser eksekutif dan mendapatkan beberapa persen dari keuntungan film.

Sebagai perbandingan, besaran gaji yang diterima Andy Lau dari tiap film yang dimainkannya ternyata hampir sama dengan yang didapatkan oleh seorang aktris muda China bernama Zhang Zifeng. Wanita berusia 19 tahun itu baru tampil dalam satu film dan dibayar sebesar 4,05 juta dolar per filmnya.

Sementara itu, aktor-aktor top lainnya seperti Deng Chao hingga Xu Zheng menerima bayaran sebesar 8,15 juta dolar per filmnya. Bahkan bintang Detective Chinatown, Wang Baoqiang, dibayar hingga 16,69 juta dolar untuk sekuel film tersebut yang akan tayang pada tahun ini.

Tingginya bayaran para aktor tersebut sempat membuat beberapa produser di China kesal. Mereka mengeluh bahwa banyak di antara para produser yang sudah tak mampu untuk membayar bintang-bintang tersebut untuk tampil di filmnya, apalagi setelah era pandemi COVID-19 awal tahun lalu.

(ass/aay)