Unggahan Rachel Vennya Bisa Jadi Bumerang soal Kabur dari Karantina

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 16 Okt 2021 11:24 WIB
Rachel Vennya
Rachel Vennya kabur dari karantina. Foto: Dok. Instagram @rachelvennya
Jakarta -

Rachel Vennya sudah minta maaf, meski tak mengklarifikasi tuduhan soal kabur dari karantina. Unggahan Rachel Vennya di media sosial justru menjadi bumerang dan bisa menunjukkan benar-benar tidak melakukan karantina sebagaimana mestinya.

Tanggal kepulangan Rachel Vennya dari Amerika Serikat terungkap ketika memberikan klarifikasi soal endorse batik. Dalam Instagram Stories miliknya, Rachel Vennya memberikan tangkapan layar chat antara dirinya dan pihak batik yang meng-endorse-nya.

Dalam Instagram Stories terlihat tanggal Rachel Vennya melakukan chat dengan pihak BT batik tanggal 16 September 2021.

Pada chat tersebut pihak BT batik memberikan bukti transfer sebagai tanda jadi endorse untuk Rachel Vennya. Rachel Vennya membalas dan memberitahukan hari itu adalah malam terakhir berada di Amerika dan akan pulang pada 17 September 2021.

Rachel Vennya kabur dari karantinaRachel Vennya kabur dari karantina Foto: Instagram

"Wah kak ini mlm terakhir. Bsk siang kita flight diusahakan yaa," balasan whatsApp Rachel Vennya yang dikirim pada 16 September 2021.

"Ini dia sebenarnya bayar untuk feed aja, tp krn jujur aku mau bantu umkm apalg aku suka batik, aku bikin story juga. Dan dia confirmnya di hari aku flight ke Jkt," tulis Rachel Vennya dalam Instagram Stories miliknya saat menjelaskan tuduhan tidak profesional karena lupa mengunggah endorse meski sudah dibayar.

Jika Rachel Vennya pulang ke Jakarta pada tanggal 17 September 2021, paling cepat dia akan sampai pada 18 September 2021. Diketahui penerbangan dari Amerika ke Jakarta bisa memakan waktu sampai 22 jam.

Namun pada 22 September 2021, Rachel Vennya sudah membuat video bersama dengan timnya. Momen itu dia unggah di akun TikTok miliknya.

Tanggal 23 September 2021, Rachel Vennya ulang tahun ke-26. Pada malam ulang tahunnya, Rachel Vennya juga mendapatkan kejutan dari para sahabatnya. Pada 26 September 2021, Rachel Vennya sudah pergi ke Bali dan melakukan perjalanan ke Pulau Moyo di Nusa Tenggara Barat bersama dengan para sahabat, ibunda, dan anak-anaknya.

Melihat tanggal kepulangan Rachel Vennya dari Amerika Serikat, seharusnya sang selebgram dan kekasihnya, Salim Nauderer masih menjalani karantina sampai 26 September 2021.

Soal Rachel Vennya yang kabur dari karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan sudah terkonfirmasi. Rachel Vennya diduga kabur dengan bantuan oknum TNI berinisial FS yang kini sudah dinonaktifkan.

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan Non Prosedural," kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam siaran tertulisnya.

"Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial atas nama FS, yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," jelasnya.

Jika terbukti bersalah, Rachel Vennya dan Salim Nauderer bisa dikenakan Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Bagi yang melanggar ancamannya adalah hukuman pidana 1 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 100 juta.



Simak Video "Perjalanan Kasus Rachel Vennya hingga Akhirnya Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)