Tanggapan Marshanda Pernah Dituding Kafir usai Lepas Hijab

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 24 Jul 2021 06:00 WIB
Marshanda
(Foto: Dok. Instagram/marshanda99) Marshanda tak terpikir bahwa orang-orang akan menanggapi keputusannya lepas hijab dengan hujatan.
Jakarta -

Marshanda pernah menjadi sorotan karena memutuskan untuk lepas hijab. Kala itu tudingan miring dilayangkan kepadanya.

Marshanda membahas soal ini dalam sebuah perbincangan dengan Luna Maya dan Marianne di YouTube TS Media. Dia menyebut masyarakat pernah menudingnya kafir hingga pantas masuk neraka.

Ibu satu anak itu memulai dengan pandangannya tentang orang-orang. Menurut Marshanda, pernah ada satu masa dirinya terlalu naif menilai orang.

"Aku termasuk orang naif. Aku selalu ngelihat dunia tuh baik saja, orang tuh pasti baik," katanya.

"Jadi, ketika aku melihat bahwa banyak banget yang menghujat, mengkafirkan, marah-marah, lo pantasnya di neraka, yang gitu-gitu ngomongnya tuh aku lebih ke kecewa. Kecewanya sampai sakit hati sampai nangis banget dulu sempat ngerasa kok kalian bisa segitunya," lanjut Marshanda.

Diakui Marshanda, dia tidak pernah terpikir bahwa orang akan punya pemikiran sejauh itu tentang keputusannya. Terlebih bahwa keputusannya buat lepas hijab adalah secuil dari perjalanan panjang dan proses pemikiran yang dilaluinya.

Marshanda sempat merasa kecewa, karena orang-orang tidak bisa bijak dalam menilai keputusannya.

"Orang-orang yang aku pikir lebih baik dari ini, aku nyangka mereka lebih wise dan mereka bisa melihat titik yang aku lewatin sekarang (sebagai) just one part in my long journey, ternyata mereka nggak bisa," lanjutnya.

Sebuah hikmah dipetik oleh bintang sinetron Bidadari itu. Salah satunya soal cara dirinya memandang orang di luar sana dan memandang dunia.

Kini Marshanda memilih bijak. Dia memutuskan untuk menghormati segala pandangan miring orang tentangnya.

"Aku jadi lebih melek melihat dunia. Bahwa nggak semua orang seperti yang aku pikir saja. Lama kelamaan dibiarin saja, terus malah dihormatin saja, kalau misalnya ada yang beranggapan aku masih belum baik dengan keputusan yang aku buat, aku hormatin saja pendapat mereka. Mereka bisa jadi benar, mungkin ada hal lain yang bisa aku pelajari dari mereka," tutupnya.

(aay/mau)