Dokter gigi Kamelia buka suara soal putus dari Ammar Zoni. Ia mengungkap pernyataan putus tersebut usai mendapat surat yang dikirim melalui adik Ammar, Aditya Zoni.
Kamelia mengaku tidak sampai merasa terpuruk saat menerima surat dari Ammar Zoni. Namun, ia mengaku cukup terkejut karena surat itu datang padahal sebelumnya tidak pernah ada masalah.
"Sebenarnya nge-drop enggak, cuma kayak kaget aja karena mungkin kalau kemarin kita ada pertengkaran, it's okay-lah ya. Kalaupun ada pertengkaran kan sudah baik di situ, tapi kan ini tidak gitu. Jadi, kaget pasti," kata dr Kamelia di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menyebut kabar tersebut muncul terlebih dahulu dari pihak lain sebelum dirinya menerima surat tersebut secara langsung. Dimana Ammar juga menyurati Titiek Haryanti agar tidak menjadi ibu angkatnya lagi.
"Aku sama Bu Titik, apalagi pihak dari sananya dulu yang ber-statement, baru aku dapat suratnya besok paginya," lanjutnya.
Meski sudah menerima surat tersebut, Kamelia mengaku belum mendapat penjelasan langsung dari Ammar. Oleh karena itu, dia berencana menanyakan langsung kebenaran isi surat tersebut ketika bertemu nanti di persidangan.
"Kalau aku kan belum dapat (statement dari Ammar langsung), aku belum bisa komen apa-apa. Yang pasti besok ketemu Bang Ammar pasti aku akan minta penjelasan. Bagaimana... ini benar surat dari Bang Ammar atau bukan," ujarnya.
Ia juga mengaku masih belum yakin sepenuhnya apakah surat itu benar ditulis oleh Ammar, meski tanda tangannya terlihat mirip.
"Karena setahu saya tanda tangannya memang tanda tangan Bang Ammar. Tulisannya... Bang Ammar itu tulisannya berubah-rubah, jadi saya gak bisa mastiin itu tulisannya dia atau bukan. Tapi yang pasti kaget, pasti," jelasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan melanjutkan hubungan dengan Ammar di masa depan, Kamelia mengaku belum bisa memberikan jawaban. Ia juga menjelaskan alasan dirinya sempat membuat pernyataan di media sosial karena situasi yang memaksanya melakukan hal tersebut.
"Tapi intinya alasan ber-statement di medsos itu, saya punya alasan sendiri. Keadaan yang membuat saya harus ber-statement di medsos," ungkapnya.
(fbr/pus)











































