Drama kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni terus berlanjut. Terbaru, Ammar disebut telah mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, dokter Kamelia, sekaligus memutus hubungan dengan ibu angkatnya, Titiek Haryanti.
Keputusan itu terjadi di tengah proses persidangan kasus narkoba Ammar. Diketahui, agenda sidang selanjutnya adalah pembacaan tuntutan. Sebelumnya, Ammar kembali terseret kasus narkoba terkait dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.
Titiek Haryanti pun akhirnya buka suara terkait kabar yang sempat viral tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, memang itu berita benar. Jadi kan, dokter Lia (Kamelia) juga sudah menyampaikan di media sosial. Kalau saya memang selama ini tidak bicara apa-apa. Jadi selama ini itu semua kan melalui dokter Lia," kata Titiek saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Titiek mengungkapkan, sudah tidak lagi diminta menjadi ibu angkat Ammar. Keputusan tersebut disampaikan melalui dokter Kamelia.
"Ketika saya... ngomongnya jadi gimana gitu ya. Jadi, tidak diminta lagi lah sebagai ibu angkat. Itu melalui Dokter Lia. Ya ini keadaan seperti ini," ujarnya.
Menurut Titiek, netizen juga banyak mengirimkan pesan langsung kepadanya agar tidak lagi mengaku sebagai ibu angkat Ammar.
"Karena sudah sliweran-sliweran banyak yang ke saya, DM masuk, pokoknya jangan merasa menjadi ibu Ammar. Padahal selama ini yang minta saya menjadi ibu angkatnya kan Ammar sendiri. Dan perlu diketahui, yang jadi anak angkat saya itu tidak cuma Ammar Zoni, banyak," ungkapnya.
Meski hubungan sebagai ibu angkat telah berakhir, Titiek menegaskan misinya terkait kasus narkoba tidak semata-mata untuk Ammar saja. Ia ingin mendorong agar penyalahguna narkotika mendapatkan rehabilitasi.
"Di dalam hal kasusnya Ammar ini, misi saya adalah bagaimana penyalahguna narkotika itu direhabilitasi. Kita tahu kemarin juga disampaikan soal SOP di rutan dan lapas mungkin perlu ada perubahan," jelasnya.
Titiek menyebut langkah itu juga sejalan dengan program pemerintah, termasuk agenda yang kerap disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Ini tujuannya untuk mendukung proses daripada Bapak Jenderal Prabowo Pak Presiden tentang Asta Cita Ketujuh yang selalu saya sampaikan," katanya.
Lebih lanjut, Titiek mengatakan juga sempat membawa isu tersebut ke sejumlah pihak, termasuk ke Kementerian hingga DPR.
"Kemarin sudah ke Menteri Hukum juga menyampaikan hal seperti itu, kemudian ke Komisi III di DPR. Tujuannya itu, bukan hanya personal kepada Ammar saja," ujarnya.
Ia pun mengaku telah menyiapkan sejumlah saksi untuk persidangan Ammar, termasuk saksi ahli dan saksi fakta. Namun, dinamika yang terjadi membuat situasinya berubah.
"Saksi ahli saya menyiapkan semua, saksi fakta juga Dokter Lia menyiapkan semua. Tapi kalau memang terjadi dinamikanya seperti ini ya tidak apa-apa," jelasnya.
Titiek juga menegaskan, keputusan pengangkatan hingga pemutusan hubungan sebagai ibu angkat datang langsung dari Ammar, bahkan ada suratnya.
Meski sudah tidak lagi menjadi ibu angkat Ammar, Titiek memastikan upaya advokasi yang dijalankan tetap berjalan.
"Pokoknya sekarang ini Ibu tidak menjadi ibu angkat saya. Sudah gitu saja," pungkasnya.
(fbr/wes)











































