Kronologi Sapri Pantun Meninggal Dunia

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 10 Mei 2021 20:16 WIB
Jakarta -

Sapri Pantun meninggal dunia. Kondisi Sapri Pantun tiba-tiba saja drop setelah mulanya dikira masuk angin.

Istri Sapri Pantun, Irma Suryani, menceritakan awal mula sang suami dikira masuk angin. Adapun kondisi tubuh yang dirasakan Sapri Pantun saat itu.

"Awalnya kan sakitnya kayak masuk angin gitu, meriang-meriang, minta dikerokin, terus ke dokter. Pas ke dokter sih bilangnya cuma kecapekan syuting saja gitu. Pulangnya pagi terus, hampir tiap hari," cerita Irma Suryani di kediamannya di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan.

"Kalau kecapekan suka sesak napas, makanya dia sebenarnya nggak boleh syuting sampai malam, tapi ini syutingnya sampai pagi terus. Tapi dia juga sudah bilang kalau dia nggak bisa syuting sampai pagi," ungkapnya lagi.

Tanggal 3 Mei 2021, Sapri Pantun memeriksakan kondisinya ke klinik dan dianjurkan untuk cek darah. Akhirnya, hasilnya keluar dan gula darah Sapri Pantun mencapai lebih dari seribu.

Hal itu membuat Sapri Pantun dirujuk ke rumah sakit. Karena kondisinya yang semakin lemah.

"Terus pas ke dokter lagi disuruh cek darah, pas cek darah gulanya tinggi banget. Kita juga kaget, karena nggak ada keluhan kayak gitu. Jadi kita kaget, keluarga langsung bawa ke rumah sakit," cerita Irma yang tengah hamil 9 bulan.

Tanggal 4 Mei 2021, Sapri Pantun langsung masuk ruang ICU. Kondisinya saat itu masih sadar, hanya saja suka linglung. Kondisi itu diceritakan oleh sang adik yang juga merupakan manajernya, Dolly.

"Dari awal masuk rumah sakit juga sudah sadar. Cuma linglung saja," ucapnya.

Akhir pekan kemarin, Dolly mengabarkan Sapri Pantun mengalami penyumbatan darah di bagian kaki. Oleh karena itu, Sapri Pantun harus pindah rumah sakit.

Namun, dari hari Sabtu (8/5), Doli mengatakan Sapri Pantun mulai tak sadarkan diri. Bahkan dokter sudah meminta persetujuan keluarga untuk pemasangan ventilator.

"Kondisi Bang Sapri dari kemarin sampai sekarang nggak sadar. Dia masih ngerintih kesakitan, tapi cenderung merem," cerita Dolly, Minggu (9/5/2021).

"Tadi Subuh dokter bilang napasnya sudah nggak stabil, saya sudah tanda tangan persetujuan kalau nantinya ada tindakan dipasang ventilator," imbuhnya.

Gula darah yang tinggi mempengaruhi kondisi tubuh Sapri Pantun. Sapri Pantun tidak cuma linglung, dia juga mengalami penyumbatan pembuluh darah di kaki, gangguan ginjal, sampai detak jantungnya mulai tidak normal.

"Dia sempat halusinasi, kata dokter itu karena efek dari gula darah yang tinggi," cerita Dolly.

"Karena ada gula darah, maka ada penyumbatan di kaki. Jadi di kaki di sini (bagian bawah) sudah memar. Kalau tidak ada penindakan, dia (kakinya bisa) busuk dan pahit-pahitnya harus amputasi," bebernya.

Dokter pun menyarankan untuk Sapri Pantun dioperasi. Namun, hari ini, Dolly mengabarkan lewat feed Instagramnya, Sapri Pantun meninggal dunia.

"Innalillahi wa innalillahi rojiun Sapri bin Ahli," tulis Dolly dalam Instagram Storiesnya seperti dilihat detikcom, Senin (10/5/2021).

(pus/mau)