Deddy Corbuzier Beberkan Alasan Wanita Doyan Belanja Online

Jihaan Khoirunnisaa - detikHot
Sabtu, 20 Mar 2021 19:21 WIB
Jakarta -

Soal berbelanja, banyak orang yang menganggap wanita lah yang lebih sering berbelanja online dibandingkan pria. Mereka sering melihat barang di e-commerce maupun toko online. Lalu memasukkannya ke keranjang, tapi tidak dibeli sehingga lama-kelamaan keranjang belanjaan menumpuk.

Nah, kali ini Raditya Dika dan Deddy Corbuzier mencoba untuk membahas pertanyaan tersebut pada tayangan di channel YouTube CXO Media. Radit mengatakan istrinya juga memiliki hobi yang sama, yaitu menyimpan barang-barang di keranjang belanjaan. Sehingga cart atau keranjang e-commercenya nyaris tak pernah kosong.

Namun, Radit juga tak menampik bahwa dirinya juga kerap memasukkan banyak barang ke keranjang e-commerce tapi tak kunjung di-check out. Hal ini agar saat butuh, barang tersebut mudah dicari, hanya tinggal lihat keranjang dan beli.

"Tapi kayanya nggak cuma cewek deh. Saya juga gitu di akun belanja online saya, masukkin, ada banyak barang, tapi emang nggak check out, check out," ujarnya.

Merespons kalimat Radit, Deddy melontarkan pertanyaan terkait benar atau tidak wanita suka belanja online dan menanyakan alasannya. Kemudian, Radit menjawab dengan membacakan hasil riset tim CXO yang menunjukkan bahwa wanita lebih sering belanja online, tapi tak seboros pria.

"Katanya wanita lebih boros, padahal, nah ini faktanya. Laki-laki dalam setahun 14 kali belanja online. Sedangkan perempuan 26 kali dalam setahun. Tapi laki-laki lebih banyak ngeluarin duit dibanding perempuan. Jadi kita belanja lebih sedikit, lebih jarang, (tapi) uangnya lebih banyak," jelasnya.

Mendengar hal tersebut, Deddy malah menyebut perkataan Raditya Dika sangat sexist. Sebab, menganggap jumlah uang laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan.

"Sexist lagi. Dia mengatakan laki-laki uangnya lebih banyak," kata Deddy.

CXOFoto: CXO Media



Radit pun lantas mencoba menyampaikan maksud perkataannya. Bukan laki-laki yang lebih banyak uang, tapi mereka lebih banyak menghabiskan uang ketimbang wanita saat membeli barang-barang secara online.

"Bukan. Lama-lama saya pakai make up deh. Bukan, saya bilang laki-laki belanjanya lebih sedikit, cuma mengeluarkan uangnya lebih banyak. Berarti laki-laki lebih boros. Wanita yaitu makhluk yang sangat hemat, mulia, dan sangat hebat, mereka tidak boros. Gitu," tegasnya.

Deddy nampak tak setuju dengan hasil survei tersebut. Menurutnya, survei harus berdasarkan kondisi finansial dari responden, karena beda tingkat ekonomi akan beda pula pola belanjanya.

"Tergantung standar ekonomi Anda dulu dong. Gimana. Temen saya belanja online satu bulan berapa ratus juta. Beli tas bermerek. Siapa bilang pengeluarannya lebih rendah dibandingkan pria? Kaum wanita bisa marah nih," terangnya.

Sementara itu, Deddy menilai banyaknya keranjang belanjaan milik wanita karena wanita sangat memperhatikan penampilan. Tidak seperti pria yang cenderung santai dan ingin tampil simpel.

"Tapi menurut gue ya, karena wanita lebih mementingkan penampilan," ujarnya.

"Kalau cowok lebih santai, tapi lebih mahal. Biasanya penampilan cowok larinya ke (beli) mobil, jam tangan, sepatu. Tapi sepatu kan itu-itu aja. Kalau wanita baju atas merah, sepatu (warna) kuning," lanjutnya.

Radit pun membenarkan argumen Deddy. Radit mengatakan jika di rumah rasio pakaiannya dan pakaian sang istri berbeda. Menurutnya, jumlah outfit milik istri lebih banyak karena outfit berbeda untuk keperluan yang berbeda pula.

"Tapi emang bener sih, kalau di rumah lemari baju kebanyakan (punya) Nisa. Kalau aku barangnya dikit-dikit gitu. Karena memang dia ada aja tuh, ini baju buat ke mal, baju buat ke mana, baju buat ke ini. Karena beda-beda menurut dia," terangnya.

Sementara itu, Deddy juga menambahkan alasan wanita lebih suka online shopping. Dia menilai, wanita menjadikan kegiatan belanja online sebagai hiburan layaknya tamasya.

"Laki-laki tuh tau mau belanja apa, baru buka online shop. Wanita buka online shop hanya sebagai tamasya," katanya.

"Kalo lo kan, gue mau beli baju (warna) ijo. (Terus) buka nih baju ijo paling bagus. Kalau wanita nggak, tamasya. Ah nggak ada kerjaan, online shop ah, buka ah," imbuhnya.

Mendengar hal tersebut, Radit justru kaget dan tak percaya. Menurutnya, nggak ada yang menarik dan menyenangkan dari melihat-lihat barang di online shop sehingga dikatakan sebagai hiburan. Namun, Deddy kemudian menganalogikan hal itu menyerupai kegiatan scrolling Instagram di waktu luang.

"Mereka buka online shop untuk barang-barang nggak kebeli kan hiburan juga. Jangan sok kaya dit!," pungkasnya.

Pada akhirnya, Deddy dan Radit sama-sama memasrahkan jawaban kepada para wanita. Karena khawatir jawaban mereka yang melihat dari sudut pandang pria tidak sama dengan apa yang dipikirkan wanita.

Bagi penonton yang hobi belanja online tapi takut untuk mengeluarkan banyak uang, jangan khawatir. Radit menjelaskan saat ini sedang berlangsung pomo belanja online kartu BNI. Jadi, belanja bisa lebih hemat dengan diskon hingga Rp 750 ribu di platform e-commerce favorit.

Dia juga meminta kepada penonton agar selalu waspada apabila ada telepon yang mengatasnamakan BNI, karena nomor resmi BNI Call hanya di 1500046. Supaya bertransaksi lebih aman, sebisa mungkin tidak memberikan informasi data seputar nomor kartu kredit, masa berlaku, nomor CVV/CVC, dan nomor OTP.

Jangan lupa aktifkan notifikasi SMS serta gunakan aplikasi BNI Credit Card Mobile untuk memonitor transaksi kartu kredit BNI kamu. Update juga informasi pribadi seperti nomor telepon, dan alamat tempat tinggal.

Di akhir video, Radit juga mengajak para generasi muda untuk ikut acara #BNICreativeClub, yaitu acara kolaborasi BNI dan CXO Media bagi anak muda yang ingin menemukan passion berkarya di dunia kreatif.

"Acaranya itu Sabtu, 3 April 2021. Jam 10.00-15.00. Ada hostnya Reza Chandika. Ada gue juga, Putri Tanjung, Nino Kayam, Marcella FP yang akan membanyak topik di tiap kelas. Ada music live performance oleh Ardhito Pramono juga," pungkasnya.

Buat informasi lebih lengkap klik http://bit.ly/bnicreativeclub ya!

(ncm/ega)