Letitia Wright Di-bully Gegara Posting Video Anti Vaksin COVID-19

Tia Agnes - detikHot
Sabtu, 05 Des 2020 17:25 WIB
LOS ANGELES, CA - APRIL 22:  Letitia Wright attends the Los Angeles World Premiere of Marvel Studios Avengers: Endgame at the Los Angeles Convention Center on April 23, 2019 in Los Angeles, California.  (Photo by Jesse Grant/Getty Images for Disney)
Letitia Wright Di-bully Gegara Posting Video Anti Vaksin COVID-19 (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Bintang Black Panther, Letitia Wright, dikritik netizen karena mengunggah banyak kicauan tentang anti vaksin COVID-19. Ia mempertanyakan fungsi vaksin di tengah pandemi yang masih belum mereda.

Perempuan berusia 27 tahun itu berkicau di Twitter pada 3 Desember 2020 sebuah video yang menampilkan host Tomi Arayomi yang mengungkapkan keraguan tentang vaksin. Letitia Wright mengunggah balik dan menyertakan emoji tangan sedang berdoa.

Pengguna Twitter dengan cepat mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap video yang diunggah Letitia Wright. Bahkan Letitia Wright di-bully oleh netizen di Twitter pribadinya.

Seorang netizen meminta Letitia Wright mempertimbangkan kembali pendiriannya karena video anti vaksin, ia justru menjawab dengan asal.

"Bukan niat saya untuk membuat siapa pun marah, saya juga tidak mengatakan jangan mengambilnya. Saya hanya khawatir tentang apa yang ada di dalamnya. Itu saja, bukankah itu adil untuk ditanyai atau ditanyakan?" kata Letitia Wright.

Pengguna Twitter juga menyarankan agar sang aktris lebih fokus kepada jurnal medis. Tanpa mengunggah soal video antivaksin yang malah membuat masyarakat umum kebingungan.

"Saya memiliki hak untuk khawatir bagaimana tubuh saya akan bereaksi, saya mengunggahnya karena memikirkan diri saya sendiri," sambungnya.

Don Cheadle pun menimpali keributan yang ada di media sosial Letitia Wright. Dia menanggapi kicauan Letitia Wright tentang anti vaksin.

"Selamat tinggal, Letitia," ucap Don Cheadle.

Tak lama kemudian, dia langsung menghapus kicauan dan menjelaskan tentang kicauan selamat tinggal.

"Tuhan baru saja membaca. Setiap kali saya berhenti dan mendengarkan, dia dan semua yang dia katakan terdengar gila dan f***k up. Saya tidak akan pernah membela siapa pun yang mengunggah video ini, tapi saya tidak bisa melewatkan begitu saja," pungkasnya.

(tia/aay)