Awkarin Singgung Demo Omnibus Law: Jangan Jadi Milenial Apatis

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 08 Okt 2020 21:26 WIB
Awkarin saat bersih-bersih area bekas demo di sekitaran DPR.
Awkarin saat demo RUU KUHP. Pingkan Anggraini/detikHOT
Jakarta -

Selebgram Karin Novilda atau Awkarin kembali menjadi pusat perhatian kala aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari ini terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Banyak yang menanyakan apakah dirinya akan kembali turun ke jalan seperti pada 2019 lalu.

Awkarin pun meminta maaf karena dirinya belum bisa turun ke jalan dan ikut aksi bersama para pendemo. Jika sebelumnya ia membagikan 3000 nasi kotak, kini kekasih Sabian Tama itu mengaku ingin membagikan 3000 masker dan hand sanitizer untuk para pendemo.

Namun hal itu urung dilakukan karena belum ada supplier yang menyanggupi pesanannya itu.

Selain itu Awkarin juga mengajak para netizen untuk membaca seluruh draft tersebut dan membandingkannya dengan UU Ketenagakerjaan. Ia pun berpesan agar tak jadi kaum milenial yang apatis demi kepentingan masa depan.

"Yang di rumah dan tidak bisa ikut turun demo karena hal-hal tertentu, jangan lupa panjatkan doa, untuk saudara-saudara kita hari ini yang turun, agar mereka senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Dan jangan lupa juga ikut mengkaji 900 halaman UU Cipta Kerja dan komparasi dengan UU Ketenagakerjaan yang sebelumnya. Dengan begini kalian sudah membantu lebih dari cukup! Berdoa dan edukasi diri agar tidak menjadi milenial yang apatis. Ini semua demi amsa depan anak cucu kalian lho," tulisnya seraya memberikan link untuk membaca draf UU Cipta Kerja.

Tidak hanya itu, Awkarin pun menaruh beberapa tips bagi para pendemo saat terjadi bentrokan fisik serta bagaimana yang harus dilakukan jika ditangkap oleh polisi.

Awkarin sempat mencuri perhatian kala terjun ke jalan bersama timnya dan membagikan 3000 nasi kotak untuk para mahasiswa yang melakukan demo penolakan RUU KUHP di depan gedung DPR pada akhir September 2019 lalu.



Simak Video "Massa Aksi di DPRD Kabupaten Sukabumi: Dorong Polisi hingga Lempar Botol"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/srs)