Bono U2 Bisnis Pakaian
Selasa, 15 Mar 2005 16:17 WIB
Jakarta - Menjadi musisi rock internasional, pembela hak asasi manusia, seorang suami dan ayah dari 4 orang anak tampaknya tidak cukup bagi Bono. Vokalis U2 itu kini mengumumkan dirinya adalah seorang pengusaha pakaian.Minggu lalu bertempat di New York's Saks Fifth Avenue, Bono meluncurkan merek pakaian "Edun". Menurut Bono, Edun berasal dari kata nude, atau telanjang, yang dieja terbalik. Menurut Bono, dari segi design, pakaian yang diluncurkannya tak banyak berbeda dengan merek pakaian lain. Namun untuk urusan konsep, Bono mengklaim ia punya sesuatu yang khas. "Dunia tak memerlukan mode pakaian baru dan kita mengerti itu. Yang kita tawarkan adalah ide dan konsep yang berbeda. Ide pakaian kami, dirancang dari 4 kehormatan. Kami menghormati dari bahan apa pakaianmu dibuat, menghormati siapa yang membuatnya, menghormati di mana pakaian itu dibuat dan menghormati siapa yang akan memakainya," ujar Bono. Sejak Bono dan istrinya terlibat dalam amal Live Aid tahun 1985, pasangan ini telah bekerja dengan dasar kemanusiaan. Di bisnis pun, selain membicarakan keuntungan, Bono tetap concern dan berusaha melibatkan masyarakat yang biasa ia bantu.90 persen bahan dari pakaiannya di produksi di Lima, Peru, Monastir, serta Tunisia. 10 persennya lagi dari negara bagian Afrika lainnya dan Amerika Selatan.Setiap produk dijual dengan harga US$ 45 - 300 dan akan beredar di 46 butik di Los Angeles. Edun juga akan muncul pada tur U2. Semua personel U2 akan memakai Edun. (ine/)











































