Kepada detikhot, Qory sedikit menceritakan pengalamannya saat mengikuti kontes kecantikan kelas dunia yang juga dimeriahkan para perempuan cantik dari 83 negara itu. Awalnya ia memang ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan padanya dengan bahasa Indonesia.
"Di sana keadaannya, penerjemah (bahasa Indonesia) belum datang, yang ada banyak penerjemah bahasa Spanyol. Saya tetap harus dan wajib untuk menjawab dengan bahasa Inggris seadanya," kata Qory saat berbincang dengan detikhot, Senin (6/9/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahasa Inggris saya kurang, saya mau belajar lagi," tutur gadis kelahiran Jakarta, 17 Agustus 1991 itu dengan ramah.
(ich/yla)











































