"Aku sangat syok dan sedih dengan keputusan pengadilan di Malawi yang menjebloskan dua pria tidak bersalah ini ke penjara," katanya seperti dilansir Us Weekly, Sabtu (22/5/2010).
Madonna menambahkan, ia merupakan orang yang sangat mendukung hak asasi manusia. Katanya, seharusnya hak asasi tersebut didapat setiap manusia tanpa pandang bulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantun 'Like a Virgin' itu pun kini meminta pada para aktivis HAM di Malawi dan seluruh dunia untuk bergerak. Ia berharap mereka mau membantu agar pasangan gay tersebut mendapatkan haknya.
"Malawi sungguh mengalami kemunduran. Dunia ini sudah banyak kepedihan dan penderitaan, sudah seharusnya kita mendukung hak azazi manusia dengan saling mencintai," pintanya.
Di Malawi, sekarang ini memang ada dua pria, Tiwonge Chimbalangan dan Steven Monjeza yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena dianggap melakukan tindakan yang tidak sopan. Mereka harus menghabiskan waktu di penjara selama 14 tahun untuk melakukan pekerjaan kasar.
Madonna sangat menaruh peduli pada apa yang terjadi di Malawi karena ia punya dua anak yang diadopsinya dari daerah tersebut. David diadopsi dari Malawi pada 2006 dan Mercy pada 2009 lalu. (eny/eny)











































