Siapakah Peraih Nobel Sastra 2021?

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 05 Okt 2021 13:12 WIB
Akibat Skandal Pelecehan Seks, Akademi Swedia Tunda Pemberian Nobel Sastra Tahun Ini
Foto: DW (Soft News)
Jakarta -

Nobel Sastra 2021 segera diumumkan pada Kamis (7/10) pukul 13.00 waktu Stockholm atau 18.00 WIB. Penghargaan bergengsi yang diberikan kepada sosok yang berjasa di dunia itu selalu menarik perhatian dunia.

Usai skandal #MeeToo dalam Akademi Swedia hingga membuat penghargaan ditunda diumumkan, kritik pemenang Nobel Sastra laki-laki dan Eurosentris juga memicu perdebatan.

Peraih Nobel Sastra pun memiliki keberagaman. Novelis asal Polandia, Olga Tokarczuk meraihnya di tahun 2018 dan penyair asal Amerika Serikat, Louise Gluck.

Tapi pemenang di tahun 2019, Peter Handke dari Austria kembali menuai kontroversial. Posisi pro-Serbia dan terang-terangan mendukung mantan Presiden Slobodan Milosevic yang diadili karena genosida membuat posisi yang sulit bagi Peter Handke.

Lalu, bagaimana dengan peraih Nobel Sastra 2021?

Surat kabar lokal Swedia berbondong-bondong membuat spekulasi dari anugerah Hadiah Nobel Sastra yang segera diumumkan lusa. Harian terkemuka Swedia, Dagens Nyheter, mempertanyakan mengenai peraih Nobel Sastra tahun ini.

"Apakah sudah waktunya bagi Hadiah Nobel Sastra untuk dibangunkan?" tulis surat kabar tersebut.

Selama ini, Akademi Swedia selalu merahasiakan para nominator dan berbagai pertimbangan selama 50 tahun ke belakang.

Direktur Sastra di penerbitan Swedia Norstedts, Hakan Bravinger menuturkan Akademi Swedia selalu berhati-hati dan itu yang membuatnya lebih menarik.

"Tahun ini banyak kritikus yang memfavoritkan Margaret Atwood dari Kanada," katanya.

Komite Nobel yang beranggotakan lima orang selalu dipilih setiap 3 tahun. Mereka bertanggung jawab untuk meneyerahkan daftar nama 5 orang nominator kepada 13 anggota Akademi Swedia lainnya.

Setelah melalui musyawarah dan perdebatan panjang, 18 anggota Akademi akan memberikan suara mufakat di awal Oktober untuk memutuskan pemenang.

"Saya yakin Akademi Nobel benar-benar ingin menemukan seorang jenius dari negara yang selama ini terabaikan atau belum pernah menang," kata seorang kritikus sastra lainnya, dilansir dari AFP.

Ada nama Chimamanda Ngozi Adichie dari Nigeria bersama novel pengalaman lintas budaya. Ada juga Ngugi wa Thiong'o asal Kenya yang disebut sebagai sastrawan yang layak mendapat Nobel Sastra 2021. Sama halnya dengan Nuruddin Farah asal Somalia atau Mia Couto dari Moambik.

Sastrawan asal Korea Selatan Ko Un juga pernah masuk dalam prediksi meski ada tuduhan kasus penyerangan seksual beberapa waktu lalu. Ada juga nama Vikram Seth asal India, Can Xue, Yan Lianke, dan Lao Yiwu asal China.

Simak juga 'Temukan Reseptor Sentuhan-Suhu Pada Manusia, 2 Ilmuwan AS Raih Nobel':

[Gambas:Video 20detik]



(tia/dar)