George RR Martin Kontrak 5 Tahun dengan HBO tapi Nasib Bukunya Dipertanyakan

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 31 Mar 2021 11:05 WIB
LOS ANGELES, CA - SEPTEMBER 17:  George R. R. Martin arrives at HBOs Post Emmy Awards Reception at the Plaza at the Pacific Design Center on September 17, 2018 in Los Angeles, California.  (Photo by Emma McIntyre/Getty Images)
Penulis Game of Thrones, George RR Martin Foto: Getty Images
Jakarta -

Setelah kesuksesan besar adaptasi HBO dari buku Game of Thrones, George RR Martin kini menandatangani kesepakatan lainnya. Tak tanggung-tanggung, ia dikabarkan punya kontrak lagi dengan HBO selama lima tahun lamanya.

Kesepakatan itu untuk mengembangkan beberapa serial televisi untuk jaringan dan cabang layanan streamingnya, HBO Max.

Seperti dilaporkan Hollywood Reporter, Rabu (31/3/2021), penulis peraih Emmy Award untuk serial buku A Song of Ice and Fire yang terlaris itu menandatangani kontrak senilai delapan digit.

George RR Martin saat ini terlibat dalam lima proyek HBO, sedang memperluas serial fantasi terlarisnya termasuk House of Dragon. Atau prekuel yang ditetapkan 300 tahun sebelum peristiwa Game of Thrones yang fokus pada House Targaryen.

Serial 10 episode itu akan mulai diproduksi bulan depan dan tayang pada 2022. Serta dibintangi oleh Olivia Cooke, Emma D'Arcy, Paddy Considine, dan Matt Smith.

Proyek Game of Thrones lainnya yang melibatkan nama George RR Martin adalah serial dengan judul 10.000 Ships. Yakni tentang ratu prajurit Nymeria yang hidup 1.000 tahun sebelum peristiwa dalam buku-buku yang ditulisnya.

Proyek spin-off House of Dragon yang mengikuti alur Lord Corlys Velaryon atau dikenal Sea Snake dan suami pelaut dari putri Targaryen juga tengah disiapkan. Ada juga adaptasi tiga novel karya George RR Martin lainnya dari semesta GoT.

Meski ada banyak kabar gembira tentang proyek George RR Martin, para penggemarnya justru mempertanyakan kabar mengenai buku yang belum terbit.

Pembaca setia buku GoT masih menunggu penerbitan buku keenam The Winds of Winter yang telah ditunggu sejak angsuran terakhir rilis pada 2011. Ia berulang kali mengatakan menulis buku itu menjadi beban kerja yang tak berakhir.

"Saya tidak bisa menyelesaikan apa yang menjadi buku terakhir dalam seri ini tepat pada 29 Juli 2020," ungkap George RR Martin di situs blog pribadinya pada 2019.

Tapi tiba-tiba saja saat pandemi COVID-19 masih mewabah di banyak negara, ia mengaku berada di kabin kecil sebuah pulau menghadap danau dan tengah menyelesaikan buku tersebut. Lalu, George RR Martin berjanji segera menyelesaikannya.

Ia juga sempat berjanji tidak akan menulis skrip apapun sampai menyelesaikan The Winds of Winter. Serta bakal menyelesaikan buku tersebut pada 2021 tapi tampaknya janji sang novelis kembali harus diundur lagi.



Simak Video "Mantap! Popularitas 'Squid Game' di YouTube Kalahkan 'Game of Thrones'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)