Dipuji saat Pelantikan Joe Biden, Amanda Gorman Dilecehkan karena Kulit Hitam

Tia Agnes - detikHot
Senin, 08 Mar 2021 13:25 WIB
Penyair Muda Amanda Gorman
Penyair Amanda Gorman dilecehkan karena permasalahan ras kulit hitam Foto: Getty Images
Jakarta -

Permasalahan rasialisme di Amerika Serikat belum juga mereda meski sudah berganti presiden. Peristiwa tak mengenakkan menimpa penyair Amanda Gorman yang makin dikenal saat muncul di hari pelantikan Presiden AS, Joe Biden.

Saat itu, Amanda Gorman didaulat sebagai penyair termuda yang membacakan puisinya saat inaugurasi presiden.

Karier Amanda Gorman pun melonjak tajam usai membacakan puisi di hari pelantikan tersebut. Buku-bukunya yang segera terbit pun langsung melonjak tajam menjadi terpopuler.

Tapi sebuah peristiwa tak mengenakkan karena ras menimpa Amanda Gorman. Penyair berusia 22 tahun itu posting ke media sosial kalau dia diikuti pulang oleh penjaga keamanan.

Penjaga tersebut menuntut untuk mengetahui di mana lokasi tempat tinggal sang penyair. Dengan dalih, Amanda Gorman tampak mencurigakan.

"Saya menunjukkan kunci saya dan masuk ke dalam apartemen saya," cuit Amanda Gorman, pekan lalu.

"Dia pergi dan tidak ada permintaan maaf. Inilah realitas perempuan kulit hitam: Suatu hari Anda disebut ikon, hari berikutnya mendapatkan ancaman," sambung Amanda Gorman.

Amanda Gorman yang disebut sebagai penyair termuda bangsa tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat. Gara-gara postingan tersebut, ia mendapatkan dukungan di Twitter dan Instagram.

Dalam cuitan berikutnya, ia menuliskan mengenai ketidakadilan, ketidaksetaraan, dan ketidaktahuan.

"Siapa pun yang mengatakan tentang kebenaran dan berjalan dengan harapan adalah bahaya nyata. Ancaman dan kebanggan," tulisnya.

Nama Amanda Gorman mencuat dan menjadi sensasi setelah membacakan puisi The Hill We Climb dalam acara hari pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris.

Amanda Gorman diundang untuk membacakan puisi dan hadir bersama penampilan Lady Gaga dan J-Lo di Capitol AS.

Penyair itu bergabung dengan daftar penulis kulit hitam lainnya yang berada dalam daftar terlaris Amazon. Mereka adalah keponakan Kamala Harris lewat buku anak-anak Ambitious Girl. Diikuti oleh A Promised Land yang ditulis oleh Barack Obama.

Amanda Gorman dibesarkan oleh seorang ibu tunggal dan guru bahasa Inggris kelas 6. Ia mulai menulis puisi ketika masih kecil karena mengalami kesulitan bicara.

Dia mengatasi ketakutan itu dengan menulis puisi dan belajar dari mantan presiden Barack Obama dan Martin Luther King Jr, serta berlatih lagu dari musikal broadway Hamilton.



Simak Video "Nadine Chandrawinata Segera Rilis Buku Puisi Tentang Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)