Buku Amanda Gorman Meroket Usai Jadi Penyair Termuda di Pelantikan Presiden

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 22 Jan 2021 09:22 WIB
Penyair Muda Amanda Gorman
Dua buku puisi Amanda Gorman meroket tajam di industri buku Amerika Serikat Foto: Getty Images
Jakarta -

Nama Amanda Gorman dengan cepat menjadi perbincangan di dunia sastra dunia. Dua buku puisi ciptaannya yang belum rilis secara resmi meroket tajam di situs resmi Amazon setelah menjadi penyair termuda yang diundang membacakan puisi di hari pelantikan presiden Joe Biden.

Penyair muda itu punya dua buku teratas dalam daftar terlaris Amazon, padahal rencana penerbitannya masih 21 September 2021.

Amanda Gorman berkicau mengenai kabar tersebut lewat akun Twitter, tadi malam.

"Aku di lantai, buku saya di nomor #1 dan #1 di Amazon setelah 1 hari! Terima kasih banyak kepada semua orang karena telah mendukung saya dan kata-kata saya. Seperti yang Yeats katakan: Untuk kata-kata saja sudah pasti bagus. Bernyanyilah, kalau begitu," cuit Amanda Gorman, seperti dilansir dari berbagai sumber, Jumat (22/1/2021).

Saat pelantikan presiden dan wakil presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Kamala Harris, Amanda Gorman diundang untuk membacakan puisi. Ia hadir bersama penampilan Lady Gaga dan J-Lo di Capitol AS.

Amanda Gorman secara khusus membacakan puisi yang ditulisnya berjudul The Hill We Climb'. Dalam puisinya, ia membicarakan soal kekuataan persatuan dan kolaborasi antar sesama.

Sebenarnya, penulis yang tinggal di Los Angeles itu sudah menyiapkan dua buku kumpulan puisi untuk rilis pertengahan tahun. Saat ini, buku puisinya belum tersedia secara komersial.

Dua buku puisi tersebut adalah The Hill We Climb: Poems dan Change Sings: A Children Anthem.

Penyair itu bergabung dengan daftar penulis kulit hitam lainnya yang berada dalam daftar terlaris Amazon. Mereka adalah keponakan Kamala Harris lewat buku anak-anak Ambitious Girl. Diikuti oleh A Promised Land yang ditulis oleh Barack Obama.

Amanda Gorman dibesarkan oleh seorang ibu tunggal dan guru bahasa Inggris kelas 6. Ia mulai menulis puisi ketika masih kecil karena mengalami kesulitan bicara.

Dia mengatasi ketakutan itu dengan menulis puisi dan belajar dari mantan presiden Barack Obama dan Martin Luther King Jr, serta berlatih lagu dari musikal broadway Hamilton.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Penyair Amerika Raih Nobel Sastra 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/nu2)