Novel The Great Gatsby Bebas Hak Cipta, Tertarik?

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 07 Jan 2021 15:38 WIB
Novel The Great Gatsby
Foto: Istimewa
Jakarta -

Hak cipta bagi novel The Great Gatsby karangan F. Scott Fitzgerald telah berakhir. Saat 2020 selesai, novel yang terbit pada 1925 itu hak ciptanya sudah kadaluwarsa.

Artinya, novel tersebut bakal menjadi domain publik atau siapa pun maupun penerbit dari berbagai negara bebas menerjemahkannya serta menerbitkan ulang.

Aturan mengenai novel klasik Amerika Serikat itu disahkan oleh Kongres AS di 1998 yang membuat durasi hak cipta untuk karya yang diterbitkan antara 1923 dan 1977 menjadi 95 tahun.

Dilansir dari NPR, Kamis (7/1/2021), maka karya yang diterbitkan pada 1925 mencapai domain publik di Amerika Serikat.

"Artinya hak ciptanya telah kadaluwarsa," kata profesor hukum Jennifer Jenkins.

"Semua karya yang masuk domain publik gratis bagi siapa saja untuk digunakan, diterbitkan ulang, diterjemahkan, diadaptasi, dan dibuat untuk berbagai medium karya, tanpa ada pungutan biaya kepada ahli waris," sambungnya.

Di Amerika Serikat, periode tahun 1925 menjadi puncak bagi dunia sastra dan musik. Novel The Great Gatsby karya F Scott Fitzgerald dan Mrs Dalloway yang ditulis Virginia Woolf adalah deretan karya-karya klasik yang menjadi domain publik AS.

Dari industri film, ada film bisu yang pertama kali dibuat pada 1925 berjudul Go West juga masuk dalam deretan domain publik.

Film bisu yang disutradarai oleh Buster Keaton itu mendapatkan perhatian penikmat film kala itu.

Ada juga novel Ernest Hemingway yang berjudul In Our Time, karya Agatha Christie's The Secret of Chimneys, dan They Barren Leaves dari Aldous Huxley juga masuk dalam deretan domain publik.

Karya Ma Rainey yang berjudul Army Camp Harmony Blues DAN Shave 'Em Dry' juga dianggap ke dalam domain publik AS.



Simak Video "Rayakan Ultah ke-17, Amel Carla Pilih Tema The Great Gatsby"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)