2021, Publik Bisa Akses Bebas Novel Klasik 'The Great Gatsby'

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 23 Jan 2020 12:09 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Dongeng klasik ciptaan F Scott Fitzgerald akan menjadi milik semua orang. Mulai Januari 2021, masyarakat umum bisa mengakses novel klasik 'The Great Gatsby' tanpa mengurus soal hak cipta.

Hak cipta novel ini akan kadaluwarsa akhir tahun 2020, artinya siapa pun diizinkan untuk menerbitkan buku, mengadaptasinya menjadi film, opera maupun panggung musikal atau broadway.

Selama beberapa dekade, karakter Jay Gatsby, Daisy Buchanan, dan karakter lainnya menjadi sosok rekaan yang disukai oleh jutaan pembaca.



"Kami sangat bersyukur telah memiliki hak ciptanya untuk melindungi teks dan memandu proyek-proyek tertentu, dan mencoba menghindari hal yang tidak menguntungkan," ujar pewaris sang novelis, Blake Hazard, dilansir dari AP.

Namun era baru akan tiba untuk novel 'The Great Gatsby'. "Kami mencapai periode baru dan melihatnya dengan antusias, mengetahui beberapa hal menarik untuk masa depan," katanya.

Novel 'The Great Gatsby' rilis perdana pada 1925. Ketika Fitzgerald meninggal pada 1940, lebih dari 25 ribu eksemplar terjual dan di seluruh dunia penjualannya mencapai 30 juta kopi.

Sebelumnya novel 'Pride and Prejudice', 'The Scarlet Letter' hingga dan 'Great Expectations' masuk ke dalam jajaran novel domain publik.

'The Great Gatsby' menceritakan tentang ketegangan dan kekacauan dari Perang Dunia I, selama tahun 1920-an, masyarakat Amerika menikmati tingkat kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya seiring dengan membumbungnya perekonomian.



Simak Video "Kebahagiaan Iwan Fals Lihat 12 Lagunya Jadi Inspirasi Novel"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)