Sajak Cinta Sapardi Djoko Damono pada Istri Terangkum dalam Buku mBoel

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 13 Agu 2020 11:27 WIB
Buku puisi Sapardi Djoko Damono Berjudul mBoel
Buku puisi mBoel ditulis Sapardi Djoko Damono kepada istri tercinta, Sonya Sondakh Foto: @sastragpu/ Sapardi Djoko Damono/ Istimewa
Jakarta -

Sastrawan Sapardi Djoko Damono berpulang pada 19 Juli 2020. Sebelum meninggal di usia 80 tahun, Sapardi Djoko Damono menulis puluhan sajak-sajak kepada istri tercintanya, Sonya Sondakh.

Buku puisi itu berjudul mBoel. Sebanyak 80 sajak yang terangkum dalam buku mBoel sukses dirilis oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU) awal pekan ini di kediaman pribadi novelis di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Peluncurannya disiarkan secara Live lewat akun Instagram @bukugpu dan @gramediabooks. Kepala Bidang Sastra GPU, Mirna Yulistianti, menuturkan buku puisi mBoel adalah karya terakhir Sapardi Djoko Damono untuk orang yang paling dicintai.

"Buku mBoel adalah kumpulan puisi paling personal karya Sapardi Djoko Damono yang ditulis untuk istrinya," tutur Mirna Yulistianti.

"80 sajak terakhir karya Pak Sapardi di buku ini merekam percakapan hati Bapak dan mBoel yang saling diucapkan dengan penuh sayang dan cinta," sambung Mirna.

Proses penciptaan buku puisi mBoel bermula saat empat sajak Sapardi yang berjudul Hujan Bulan Juni, Aku Ingin, Di Restoran, dan Ketika Kau Tak Ada dimuat di surat kabar pada 1989.

Buku puisi Sapardi Djoko Damono Berjudul mBoelBuku puisi Sapardi Djoko Damono Berjudul mBoel Foto: @sastragpu/ Sapardi Djoko Damono/ Istimewa

Sapardi Djoko Damono pun memfotokopi dan menyimpan bagian koran tersebut. Sementara versi aslinya dikirim kepada Sonya atau perempuan yang akrab disapa mBoel saat sedang mengenyam pendidikan di Paris.

Empat sajak itu yang mengawali buku puisi mBoel. Naskah buku puisinya pun sudah disiapkan Sapardi Djoko Damono sejak dua tahun lalu dan dijadwalkan rilis saat ulang tahun sang istri pada Agustus 2020.

"Bapak merencanakan semuanya sendiri, sebagai salah satu rangkaian rencana Sapardi Djoko Damono pada 2020," tutur Sonya Sondakh.

Rencana perilisan buku puisi mBoel tetap terwujud meski Sapardi Djoko Damono telah meninggal. Setelah resmi diluncurkan, buku puisi mBoel dijadwalkan terbit reguler dalam format hardcover mulai 17 Agustus 2020.

Selain buku puisi mBoel, sebelum meninggal Sapardi Djoko Damono juga meninggalkan naskah buku nonfiksi Sosiologi Saastra dan novela Minuman Keras yang pernah diunggah sang novelis di akun Instagram.



Simak Video "Cerita Dewa Budjana yang Gagal Kolaborasi Bareng Sapardi Djoko Damono"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)