Cara Trinity Menulis Cerita Perjalanan Jadi Buku

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 02 Jan 2019 11:35 WIB
Cara Trinity Menulis Cerita Perjalanan Jadi Buku Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta - Penulis Trinity yang juga dikenal sebagai travel blgger pertama di Indonesia punya cara tersendiri untuk menuliskan kisah perjalanannya. Cara tersebut yang sukses menelurkan belasan buku yang sudah diterbitkan.

Sejak 2005 lalu, Trinity memulai blog dengan nama naked-traveler.com. Hak cipta blognya kini sudah didaftarkan secara legal ke HAKI. Bagi seorang travel blogger, menulis cerita perjalanan yang terpenting adalah konsitensi.

"Konsistensi itu penting, gimana awalnya 'The Naked Traveler' pertama itu berawal dari tulisan-tulisan yang ada di blog, lalu diedit ulang. Aku mulai menulis yang tidak ada di blog," ujar Trinity ketika berbincang dengan detikHOT di kantor, belum lama ini.



Cara menuliskan cerita perjalanan menjadi buku, menurut Trinity sama seperti di blog. Setelah selesai jalan-jalan dan pulang, Trinity baru menuliskan di rumah.

Dia berpikir dari perjalanan sebelumnya, momen mana saja yang berkesan dan menarik.

Cara Trinity Menulis Cerita Perjalanan Jadi BukuCara Trinity Menulis Cerita Perjalanan Jadi Buku Foto: Asep Syaifullah/detikHOT


"Karena hanya yang berkesan yang akan aku tulis. Kalau aku nggak ingat, berarti kan nggak memorable. Tulisanku lebih banyak yang ke pengalaman pribadi, kesialan-kesialan aku, kejadian yang terus melekat, kesan yang belum tentu positif, kadang-kadang negatif," lanjut Trinity.

Tonton video: Salut! Keluarga Bule Fasih Berbahasa Jawa Timur

[Gambas:Video 20detik]



Momen-momen itu yang terangkum dalam seri buku perjalanan 'The Naked Traveler' yang kini sudah mencapai ke-8. Buku 'The Naked Traveler 8 : The Farewell' segera terbit pada 11 Januari mendatang.

(tia/ken)