4 Seniman Perempuan Unjuk Gigi di Studio NA Arthouse

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 19 Mei 2022 12:35 WIB
Pameran Seni Next Feminine 2.0 Digelar di Studio NA Arthouse
Foto: NA Arthouse
Jakarta -

Sukses digelar pada 2020, pameran seni Next Feminine kembali berlangsung akhir pekan ini. Ada 4 seniman perempuan yang unjuk gigi dalam Studio NA Arthouse, kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Next Feminine yang kedua kalinya digelar merayakan "kemudahan-kemudahan" yang diperoleh perempuan masa kini untuk menunjukkan eksistensinya melalui ruang gerak dalam medan seni rupa maupun bidang-bidang lainnya.

Sekitar 25 karya seni lukis, drawing, dan karya seni instalasi dipamerkan dalam eksibisi tersebut.

Salsabilah Shafa selaku penyelenggara Next Feminine 2.0, telah memilih empat seniman Indonesia dengan kesamaan perjuangan untuk berpindah dari tempat kelahirannya masing-masing untuk menempuh pendidikan seni di ISI Yogyakarta. Mereka adalah Anaya Anjar, Diana Puspita Putri, Mutiara Riswari, dan Utami Atasia Ishii.

"Keempat seniman melakukan banyak perpindahan yanh memberikan pengaruh terhadap pemikiran, proses kreatif, dan eksplorasi visual para seniman," katanya.

Pameran seni Next Feminine 2.0 menjadi katarsis untuk menandai periode atau fase pencarian mereka. Pada fase pencarian ini, seni berperan sebagai media untuk menyuarakan proses perpindahan dan perpisahan secara fisik dan psikologis yang dituangkan pada karya-karya yang menangkap perubahan sudut pandang yang dilalui oleh para seniman.

Seniman Anaya menghadirkan konsep 'Rumah di luar 'rumah' sebagai proses kreatif bagi seseorang yang tumbuh besar di Jakarta namun pindah untuk menetap di Yogyakarta.

Proses kreatif ini tertuang dalam 5 karya lukisnya dengan visual berwarna terang dan solid, dengan image seputar suasana rumah sebagai objek utama. Konsep tersebut merupakan apresiasi atas hal-hal kecil dalam kehidupan yang berangkat dari eksplorasi tema hubungan rasa nyaman dan kesederhanaan sehari-hari yang cenderung naif dan apa adanya namun sering terabaikan oleh sebagian orang.

Seniman Diana juga menghadirkan perubahan secara fisik, psikologis, dan sosial. Proses berpindah ini dimulai ketika ia menikah, mengandung, dan menjadi ibu dimana momentum ini menjadi titik adaptasi proses kreatif untuk menghasilkan 8 karya yang menjadi media komunikasi untuk berpendapat dan mengekspresikan proses tersebut.

Mutiara, sebagai seniman yang mendasarkan karyanya pada eksplorasi hubungan manusia dengan alam, mengolah rasa dan pikiran dalam proses kreatifnya yang terefleksikan pada 4 karya painting on canvas dan 2 karya drawing on recycle paper dengan gaya abstrak ekspresionis yang menjadi bagian dari series "Nature Journal" yang terinspirasi dari asal muasal pigmen warna di alam.

Seniman lainnya yakni Utami, menghadirkan keberagaman sudut pandang menjadi inti eksplorasi proses kreatif yang ingin ditampilkan pada Next Feminine 2.0.

"Next Femine 2.0 mengajak para penikmat karya seni untuk bersama-sama merayakan semangat berkarya di tengah beragam kendala dan situasi yang membawa para seniman dan masyarakat luas untuk melalui proses berpindah baik secara fisik maupun psikologis," kata Shalsabila.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Sensasi Berkunjung ke Pameran Pop Art NFT di New York"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)