ADVERTISEMENT

5 Fakta Lee Man Fong, Pelukis Istana Asal China Era Bung Karno

Tia Agnes - detikHot
Senin, 27 Des 2021 15:03 WIB
Restorasi Mahakarya Lukisan Lee Man Fong di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta butuh waktu selama setahun.
Mahakarya Lee Man Fong yang ada di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat. Foto: Hotel Indonesia Kempinski Jakarta/ Istimewa

4. Aktif Sejak Dekade 1930-an

Lukisan-lukisan Lee Man Fong diakui sebagai perintis pelukis Asia Tenggara. Sejak dekade 1930-an, namanya telah dikenal sebagai seniman.

Pada 1932, dia bermigrasi ke Jawa dan bekerja untuk Kolff, sebuah perusahaan percetakan dan penerbitan Belanda. Dia juga mendirikan semacam biro jasa iklan di Jakarta.

Pada 1936, kepala Hindia Belanda di Batavia mengundang asosiasinya untuk berpartisipasi dalam sebuah pameran. Ia merupakan artis non-Belanda pertama yang diberikan undangan ini.

5. Mahakarya Lee Man Fong

Mahakarya Lee Man Fong berada di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Lee Man Fong membuatnya di tahun 1962 yang baru saja selesai direstorasi oleh konservator Italia pada Agustus 2020.

Lukisan Lee Man Fong dibuat pada 1961 atas permintaan presiden pertama Indonesia, Soekarno. Bung Karno mengatakan, ia ingin memajang lukisan flora dan fauna yang ada di Indonesia.

Selama setahun pula, Lee Man Fong mengerjakan. Sayangnya lukisannya kerap berpindah tempat sampai menyebabkan beberapa bagian rusak dan cat warna memudar.

Lee Man Fong membuat tiga panel raksasa untuk lukisan Margasatwa dan Puspita Indonesia. Panel pertama diisi oleh gambar binatang domestik, binatang air atau bawah laut, serta terakhir hewan liar.



Simak Video "Keren! 3 Seniman Video Mapping Indonesia Lolos Tokyo Light Festival"
[Gambas:Video 20detik]

(tia/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT