Tumpeng Biru, Simbol Permintaan Maaf

Heri Susanto - detikHot
Senin, 08 Nov 2021 09:36 WIB
Tumpeng Biru
Tumpeng biru, simbol permintaan maaf Foto: Heri Susanto/ detikcom
Yogyakarta -

Merasa bersalah dengan seseorang tapi bingung untuk meminta maaf. Dalam budaya Jawa, ada makanan khusus yang bermakna sebagai permintaan maaf.

"Tumpeng biru. Ini berfungsi sebagai permintaan maaf kita kepada seseorang. Misalnya kita mau minta maaf ke seseorang, dahulu bisa dikirimkan tumpeng biru ini," kata Kepala UPT Museum Sonobudoyo Satyawan Sahli saat pembukaan Pameran Annual Museum Exhibition (AMEX) Upaboga, akhir pekan lalu.

Iwan, sapaannya, menjelaskan warna biru di tumpeng untuk simbol permintaan maaf ini, berasal dari kekayaan alam. Yaitu dari daun telang sebagai pewarna biru.

"Sebagai pewarna dari daun telang. Nama tumpeng biru ini Tumpeng Kapuranto," imbuhnya.

Meski bermakna sebagai tanda permintaan maaf, lanjut Iwan, sajian tumpeng biru ini sama dengan tumpeng lain warna putih atau kuning. Isinya tetap ada sambal goreng, urap, daging, bakmi, capcay, telur, semur daging, perkedel, acar, dan kerupuk.

"Jadi isi tetap sama. Cuma warna saja yang berbeda," katanya.

Pada pemeran seni AMEX Upaboga ini, menurut Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dhian Laksmi Pratiwi, mengambil konsep "ketika makanan bercerita". Yaitu konsep cerita dari mulai asal makanan berupa padi sampai hasil olahan dan penyajiannya.

"Meski bercerita tentang makanan, Pameran ini tetap menaruh persoalan budaya sebagai identitas. Beberapa hal yang berkaitan dengan tradisi dan konteks sosial budaya turut menjadi pengisi sudut-sudut ruang pamer," imbuhnya.

Ia menambahkan, tema ketika makanan bercerita lebih menonjolkan peradaban manusia tentang makanan. "Dari sinilah pengunjung akan merasakan segala sesuatu yang terkait dengan makanan, termasuk ekspresi budaya pangan masyarakat memiliki banyak sisi dari historis, proses dan teknologi, Mitos, tradisi, dan kepercayaan," katanya.

Pameran ini berlangsung sejak Sabtu (6/11) sampai 30 November mendatang mulai pukul 09.00-21.00 dengan protokol kesehatan yang ketat dan scan barcode PeduliLindungi.



Simak Video "Pria di Yogya Gasak 6 Motor Milik Jamaah Masjid"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/tia)