Lukisan Fenomenal Banksy Girl and Balloon Dilelang Rp 67 Miliar

Tia Agnes - detikHot
Senin, 04 Okt 2021 19:04 WIB
Members of staff hold up an artwork by British graffiti artist Banksy entitled Girl and Ballon (two parts), during a pre-auction press viewing at Christies auction house in London, Friday, Oct. 1, 2021. The diptych is expected to sell for 2,500,000 million pounds sterling (US, $3.5-4.8 million, euros 3-4.1 million). (AP Photo/Alastair Grant)
Lukisan karya Banksy dilelang senilai Rp 67 miliar. Foto: AP/Alastair Grant
Jakarta -

Salah satu lukisan kenamaan seniman asal Bristol, Inggris, Banksy, bakal dilelang di Balai Lelang Christie's pada 15 Oktober 2021. Lukisan Girl and Balloon yang terkenal dari seniman grafiti itu dijual dengan harga Rp 67 miliar.

Ada dua kanvas yang dijual dalam pelelangan kali ini. Satu kanvas menggambarkan seorang anak kecil yang tengah melepaskan balon merah berbentuk hati, dan satu kanvas lagi berisikan gambar balon tersebut.

Lukisan ini bermula dari mural di tahun 2005 yang sempat membuat heboh jagat seni.

Kepala Seni Kontemporer Eropa di balai lelang Christie's, Katharine Arnold, menuturkan karya seni buatan Banksy selalu menarik untuk ditelisik.

"Banksy adalah raja jalanan. Dia hampir seperti Robin Hood di dunia seni," kata Katharine Arnold, dilansir dari AFP, Senin (4/10/2021).

Dia menceritakan karya seni Girl and Balloon yang bermula dari dinding itu beberapa tahun berikutnya juga muncul di Southbank. Ada gambar serupa antara anak perempuan dan balon merah lainnya.

"Selanjutnya Banksy membuat kanvas yang dipisahkan jadi dua itu," sambungnya.

Karya seni perempuan dengan balon itu telah menjadi semacam 'ciri khas' dari Banksy yang dikembangkan ke dalam berbagai bentuk. Ketika lukisannya dikabarkan segera dilelang, pihak Christie's London mengatakan ada tujuan khusus dari penjualan.

"Saya pikir setelah 18 bulan pandemi yang panjang, ada harapan dan aspirasi yang Anda miliki dengan anak perempuan ini. Seperti mencoba untuk melepaskan cinta ke dunia saat dia melepaskan balon adalah apa yang kita benar-benar butuhkan saat ini," kata Arnold.

Gambar anak perempuan yang tengah memegang balon berbentuk hati berwarna merah itu juga pernah menghebohkan dunia seni saat berada di bawah ketok palu pada 2018. Saat itu, usai terjual lukisannya langsung dirobek-robek oleh mesin penghancur kertas.

Awalnya karya itu disebut sebagai Girl with Balloon namun berubah menjadi Love is in the Bin. Lukisannya kini dijual lagi oleh Balai Lelang Sotheby's dengan harga Rp 118 miliar.



Simak Video "Italia Kembalikan Karya Seni Curian Saksi Bisu Tragedi 2015"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)