Gejayan Memanggil Umumkan Pemenang Lomba Dibungkam, Ada Jembatan Kewek

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 16 Sep 2021 08:43 WIB
Jakarta -

Peristiwa penghapusan mural dan represi terhadap seniman jalanan marak terjadi sejak akhir Juni lalu. Salah satu kejadian teranyar adalah mural 'Dibungkam' yang berada di bawah Jembatan Kewek, Yogyakarta yang dihapus sampai memicu lomba Dibungkam.

Kini Gejayan Memanggil mengumumkan para pemenang dari lomba Dibungkam lewat akun Instagram mereka.

Dalam surat pernyataan sikapnya, Gejayan Memanggil mengatakan sejak lomba Dibungkam diumumkan kepada publik akhir bulan lalu, ada lebih dari 100 foto karya mural yang dikirimkan.

"Sebagian merupakan mural yang dibuat sebagai respons atas panggilan lomba ini. Sebagian lainnya adalah foto karya mural yang dijepret oleh orang-orang yang kebetulan lewat," tulis Gejayan Memanggil, seperti dilihat detikcom, Kamis (16/9/2021).

Akibat lomba Dibungkam pula, media massa berlomba untuk memberitakannya. Termasuk masyarakat yang mencoba untuk memberikan hadiah kepada para pemenang.

"Puluhan tawaran pun masuk berupa buku, kaos, meja, sembako hingga kikil sapi. Tawaran hadiah ini berasal dari berbagai kota seperti Yogyakarta, Tangerang, Purworejo, Salatiga hingga Denpasar," tulisnya.

Ada 85 seniman yang memenangkan lomba Dibungkam. Gejayan Memanggil pun membaginya kepada beberapa kategori, di antaranya Paling Memanggil yang memenangkan 7 nama seniman.

Kategori berikutnya ada Paling Nekat dengan 5 seniman. Paling Bisaan ada 9 seniman yang menang, Paling Misterius dengan 3 pemenang, kategori terbanyak di Paling Teatrikal ada 17 seniman.

Dilanjutkan dengan kategori Paling Romantis dengan dua seniman yakni @propagandaurban dan @otakjalanan. Kategori Paling Berwarna memenangkan 6 seniman, Paling Strategis dengan 4 seniman, serta 7 seniman di Paling Nyentil.

Paling Suka Begadang diraih oleh 8 seniman, Paling Mengusik diberikan kepada 8 seniman, Paling Favorit secara khusus dianugerahi kepada akun @tuvarepstreetwall, Paling Hits untuk 4 seniman sampai Paling Keras Kepala kepad @bamsuckykc, @astrofirulo, @obeisz, dan @yogkus.

[Gambas:Instagram]



Geyajan Memanggil pun secara khusus memberikan penghargaan kepada Jembatan Kewek dan Perempatan Tukangan.

"Piagam ini diberikan kepada tembok yang menjadi saksi perlawanan rakyat terhadap penguasa. Aparatus negara akan menjadi instrumen kekuasaan yang selalu menindas rakyat kecil, mural dihapus, poster diringkus, dan suara-suara itu tidak akan pernah dimuseumkan selama perubahan belum diwujudukan dan selama kekuasaan tidak di bawah kehendak rakyat," begitu bunyi piagam penghargaan dari Gejayan Memanggil.

(tia/tia)