Muklay dan Lapantigatiga Punya Kolaborasi Seru dengan Celcius Odessy Bike

Pingkan Anggraini - detikHot
Sabtu, 26 Sep 2020 13:42 WIB
Muklay dan Lapantigatiga Lukis di Sepeda
Muklay dan Lapantigatiga kolaborasi dengan Celcius Odessy Bike Foto: Celcius Odessy Bike/ Istimewa
Jakarta -

Dua visual artist Tanah Air, Muchlis Fachri alias Muklay dan Jamal M Aziz alias Lapantigatiga telah menyelesaikan kolaborasinya bersama Celcius Odessy Bike. Kolaborasi ini kemudian diberikan nama #BaikwithBike.

Menurut keterangan pers yang didapatkan detikcom, #BaikwithBike merupakan sebuah program baru dari Celcius Odessy Bike dengan campaign pertamanya, yaitu #CELCIUSODESSYBERBAGI.

Dijelaskan, program ini dijalankan melalui lelang sepeda lipat dan city bike Odessy yang dilukis langsung oleh Muklay dan Lapantigatiga. Lelang ini dilaksanakan pada 21 September 2020 hingga 25 September 2020 melalui akun Instagram @celciusodessy.bike.

Bukan hanya itu saja, Muklay dan Lapantigatiga pun menjelaskan arti dari karyanya pada sepeda tersebut.

Dijelaskan Lapantigatiga, beberapa simbol yang ia gambarkan dalam sepeda memiliki arti tersendiri. Lapantigatiga juga menaruh harap agar bantuan ini bermakna bagi anak-anak yang mengalani critical illness.

"Sebenarnya gue menggambar tiga simbol di dalam sepeda ini sih, ada floral, laut dengan warnanya dan lekukannya seperti riakan air laut dan burung yang menggambarkan udara," ujar Lapantigatiga.

"Kolaborasi ini kan untuk donasi ke Rumah Harapan Indonesia, yang menangani anak-anak yang mengalami critical illness. Mudah-mudahan yang memberi karya gue dan sepeda ini bisa membantu juga untuk anak-anak tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Muklay pun menjelaskan konsep dari karyanya merupakan bentuk imajinasi terhadap alternatif transportasi dimasa yang akan datang.

Muklay juga turut berharap aksi kali ini dapat menjadi suatu keberkahan bagi anak-anak yang menyandang critical illness.

Muklay dan Lapantigatiga Lukis di SepedaMuklay dan Lapantigatiga Lukis di Sepeda Foto: Celcius Odessy Bike/ Istimewa

"Gue menggambar soal roket, seolah-olah roket itu bisa jadi tahun 2025 kita akan menggunakan roket sebagai lini kedua atau alternatif transportasi. Ibaratnya sama seperti sepeda lipat, karena yang gue lihat sekarang sepeda itu bukan kaya dulu lagi yang kalau bete kita main sepeda, dulu kan ketika kita masih kecil minta dibeliin sepeda tapi bukan untuk sarana transportasi. Nah, sekarang sepeda bisa ada dua fungsi, pertama sebagai statement yang kedua sebagai sarana transportasi, bisa dengan sepeda," papar Muklay.

"Harapannya ini akan kita lelang dan seluruh keuntungan akan disumbangkan pada orang-orang yang kurang beruntung dari Rumah Harapan Indonesia, di sana berkumpul anak-anak dengan penyakit yang agak 'jarang' mereka mengalami critical illness. Mudah-mudahan berkah ya," tutup Muklay.



Simak Video "Kabar Gembira! 26.500 Seniman Dapat Bantuan Rp 1 Juta per Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/tia)