DetikHot

art

Lala Bohang Sajikan Ruang Personal tentang Jilbab

Kamis, 18 Okt 2018 11:08 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Lala Bohang Sajikan Ruang Personal tentang Jilbab Lala Bohang Sajikan Ruang Personal tentang Jilbab Foto: (Agnes/detikhot)
Jakarta - Proyek seni perupa perempuan yang keempat menghadirkan 6 seniman untuk berpameran di Galeri Cipta II, TIM. Lala Bohang adalah salah satu perupa yang berpartisipasi menyajikan karya tentang 'Yang Tersingkap di Balik Jilbab'.

Lewat karya seni instalasi 'Unbothered', Lala mengandaikan jilbab sebagai sebuah ruang dan ruangan adalah ruang aman dengan kepemilikan tunggal. Kalau pengunjung masuk ke dalam ruang yang ditutupi dengan kain putih tipis, maka akan ada lampu yang menyala.

Namun, bisa saja lampunya mati lagi. Lala menggunakan sensor gerak di beberapa sudut karya seni instalasi tersebut. Di bawah ruangannya, ia menaruh pasir-pasir yang disimbolkan sebagai ruang berpijak.



Diwawancarai di sela-sela pembukaan pameran, Rabu (17/10) malam, Lala menuturkaan karyanya memang personal sekali.

"Aku mau bilang ini perjalanan yang spiritual tapi ternyata situasional banget," tuturnya.

Di dalam ruangan itu, lanjut dia, ada opini, persepsi, dan agenda di luar pemiliknya yang tidak memiliki kekuataan atau pengaruh karena jilbab. "Jilbab itu kan urusan personal. Benar-benar infinity dan tergantung dari sudut mana melihatnya," kata Lala.



Dalam katalog, Lala menyatakan mencari pemahaman tunggal atas jilbab merupakan kesia-siaan karena kemungkinannya tidak terbatas. Tergantung waktu dan letak jilbab tersebut berada, dari sisi mana seseorang berdiri, dan melihat.

"Lewat karya ini, saya mau sharing pengalaman saya yang bukan dari teks atau image, karena kan kalau teks dan image itu sudah fix. Kalau kayak gini tergantung pengalaman," pungkasnya.

Lala Bohang pertama kali menggelar pameran tunggal perdananya di LIR Art Space, Yogyakarta, pada 2013 lalu. Di tahun 2016, ia mempresentasikan proyeknya yang berjudul 'The Museum of Forbidden Feelings' tentang cerita-cerita personal yang selama ini terpendam.


(tia/doc)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed