6 Penari Difabel akan Meriahkan Gala Balet Indonesia ke-2

Tia Agnes - detikHot
Senin, 10 Jul 2017 17:32 WIB
6 Penari Difabel akan Meriahkan Gala Balet Indonesia ke-2 Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Gelaran Gala Balet Indonesia kedua segera hadir pada 23 September 2017 di Teater Jakarta. Lewat tarian CANdoDANCE yang diciptakan oleh Candoco Dance Company asal Inggris, ada 14 penari difabel dan non difabel yang akan memeriahkan.

Proses tari CANdoDANCE dimulai dari audisi yang menyaring 30 orang penari. Lalu terpilihlah 14 penari yang terdiri dari 6 penari difabel bisu-tuli dan 8 penari non difabel.

"Ke-14 penari ini datang dari beragam kiblat dunia tari," tutur salah seorang pendiri Ballet ID, Mariska Febriyani di Gedung Kesenian Jakarta, akhir pekan lalu.



Mulai dari tari tradisional, balet klasik, kontemporer, hip hop, dan KPop Dance. Sebagian besar juga bukan penari yang berasal dari pendidikan seni tari maupun penari profesional.

Penari Tanja Erhart asal Inggris mengungkapkan pelajaran menari sejak keci. "Ini hasrat saya sejak terjun dari awal. Saya senang bernyanyi dan belajar seni tari. Setelah saya bergabung di dance company, saya mulai tekun menjalaninya," ungkap perempuan yang menjadi penari difabel profesional.

Tanja Erhart kehilangan kakinya sejak usia 6 tahun. Namun, dengan tiga kaki dia tetap belajar menari, entah bersama dengan kursi roda atau tongkatnya. Sejak tahun 2014, penari yang merupakan sarjana antropologi ini bergabung dengan Candoco Dance Company di London.

(tia/dar)