'Semangkuk Sup Makan Siang' Kembali Dipentaskan di Yogyakarta

'Semangkuk Sup Makan Siang' Kembali Dipentaskan di Yogyakarta

Bagus Kurniawan - detikHot
Jumat, 16 Des 2016 18:01 WIB
Semangkuk Sup Makan Siang Kembali Dipentaskan di Yogyakarta
Foto: ARS Management
Jakarta - Drama 'Semangkuk Sup Makan Siang' atau 'Cultuurstelsel' kembali dipentaskan di Yogyakarta. Sebelumnya pertengahan Agustus 2016 lalu, drama ini telah dipentaskan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dan Teater Salihara Jakarta.

Tiga aktor yang akan bermain dalam pentas itu yakni Theodorus Christanto, Rendra Bagus Pamungkas, dan Whani Dharmawan. Sedangkan penulis naskah dan sutradara adalah Hedi Santosa. Saat ini akan dipentaskan di Museum Sonobudoyo atau eks gedung KONI DIY di Jl Trikora Yogyakarta pada hari Sabtu (17/12/2016).

"Tidak ada perubahan dalam pentas saat dibandingkan dengan pementasan yang dulu," ungkap salah satu aktor, Whani Dharmawan di sela-sela persiapan gladi bersih, Jumat (16/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Whani mengatakan pementasan ini berisi percakapan retrospektif tentang sejarah Indonesia, terutama masa Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel), yang digagas oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada 1830 atau pasca perang Diponegoro yang mengakibatkan kebangkrutan Belanda.

Drama ini hanya berbicara tentang kekosongan hidup. Mempertanyakan apa dan siapa sesungguhnya kekuasaan. "Dengan geram dan garang kekuasaan diperbincangkan namun ternyata tetap hanya berhenti sebetas rerasan, umpatan keras, dan tak pernah ada jawaban," paparnya.

Dia menambahkan pertunjukan disutradarai Hedi Santosa didampingi asisten sutradara Gati Andoko. Sedangkan untuk ilustrasi musik digarap oleh Giwang Topo dan penata kostum Atinna Rizqiana.

(bgs/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads