Bocah Penulis Puisi Kontroversial di Korea Selatan Akhirnya Bicara

Bocah Penulis Puisi Kontroversial di Korea Selatan Akhirnya Bicara

- detikHot
Selasa, 12 Mei 2015 16:44 WIB
Bocah Penulis Puisi Kontroversial di Korea Selatan Akhirnya Bicara
Buku kumpulan puisi 'A Single Dog'
Jakarta - Ingat dengan kontroversi puisi kanabalisme yang ditulis oleh anak perempuan berusia 10 tahun di Korea Selatan beberapa hari lalu? Buku kumpulan puisi 'A Single Dog' tersebut dikecam netizen. Kini, akhirnya sang penulis berbicara.

Dalam sebuah wawancara kepada media lokal JoongAng Ilbo seperti dilansir detikHOT dari AllKPop, Selasa (12/5/2015), gadis yang bernama Lee itu mengatakan puisi-puisi yang ditulisnya seharusnya tidak menjadi persoalan.

"Apakah salah anak-anak punya pikiran yang lebih menakutkan dari orang dewasa?" ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak: Kronologi Kontroversi Buku Puisi 'Kanibalisme' yang Dikecam Netizen

Menurutnya, sebuah karya puisi hanyalah puisi. "Tapi saya rasa orang dewasa yang membacanya dan yang mengira itu nyata, merasa sangat kejam," kata Lee.

Puisi Lee yang berjudul 'On a Day You Don't Want to Go to Hakwon' tersebut menjadi kontroversial. Di dalamnya, terdapat kata-kata kasar mengungkapkan keinginannya untuk membunuh ibu kandungnya dan 'memakan' dagingnya.

Baca Juga: Mengintip Rumah Bekas Gereja Milik Beyonce dan Jay Z Senilai Rp 34 M

Anak tersebut menolak pergi ke tempat kursus yang diperintahkan sang ibu. Ternyata, puisi itu bukan satu-satunya. Ada puisi lainnya yang berjudul 'The Cannibal Doll' yang kata-katanya serupa.

Kini, buku kumpulan puisi 'A Single Dog' tersebut telah ditarik dari peredarannya di setiap toko buku. Termasuk dari jejaring media sosial, terhitung sejak 6 Mei lalu.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads