Patung tersebut dibuat oleh 20 pembuat cokelat amatir yang kursus di Accademia of Maestri Cioccolatieri, Venezia, Italia. Prosesnya sendiri memakan waktu hingga empat minggu dan membutuhkan 1,5 ton kakao dari Atitlan, Guatemala, Amerika Tengah.
"Kami memilih Paus untuk dibuatkan cokelat karena popularitasnya sejak iaa terpilih sebagai Uskup Roma tahun lalu," kata seorang siswa seperti dilansir Dailymail, Jum'at (7/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian cokelat ini tampaknya tak akan membuat Paus Francis tergoda untuk sekadar mencicip. Bahkan, menyentuhnya pun tidak. Bukan tidak menghargai, malah menghormati dan membiarkan jadi karya seni yang utuh.
Patung ini rencananya bakal dilelang untuk acara amal. Sama seperti penjualan Harley Davidson Super Glide sebesar Β£ 200 ribu atau sekitar Rp 3 miliar yang semuanya disumbangkan pada badan amal Caritas Roma.Β
(fip/utw)











































