'Derita' Calon Petir 3
Senin, 15 Agu 2005 17:55 WIB
Jakarta - Seleksi Penghuni Terakhir (Petir) kini tak semudah dua seleksi sebelumnya. Selain uji mental, calon Petir harus menjalani serangkaian uji fisik yang lumayan berat. Dibuat menderita sebelum menghuni rumah mewah!Lolos dari seleksi Petir 3 Jakarta yang digelar di Mall Ambasador, Blue, salah satu calon Petir 3, harus berjuang lagi di Bumi Perkemahan Cibubur. Sejak pukul 09.00 WIB, bersama dengan 56 peserta lainnya, Blue harus melewati berbagai rintangan yang terbilang bagi sebagian orang cukup sulit.Bunyi priit pertama, Blue dan kawan-kawan harus merayap di atas tanah yang minim rumput. Walau juri menyatakan tidak mengutamakan kecepatan, melainkan kerja kelompok, 'pasukan' calon Petir3 asal Jakarta tetap berlomba-lomba siapa yang tercepat. Setelah mendekati balok keseimbangan yang terpancang, mereka harus melaluinya dengan baik. Jika jatuh, harus memulai dari awal.Ada beberapa yang berhasil melewati balok keseimbangan, ada yang tidak. Termasuk Blue. Cewek berambut merah itu berulang kali terjatuh dan mengulang dari awal. Hingga kelompok terakhir berhasil melewati balok keseimbangan itu, Blue masih terus mengulang. Namun usahanya beberapa kali tak jua menghantarkannya ke rintangan berikutnya.Sementara itu, 56 peserta lainnya harus melewati rintangan lainnya yang telah menunggu. Misalnya saja merayap melewati lobang sempit, memanjat tambang, melompat balok, dan berbagai rintangannya. Bagi yang memiliki badan lentur dan terbiasa olahraga, hal ini cukup mudah. Tapi bagi yang menjadi 'atlet kagetan', rintangan ini terbilang cukup menyulitkan.Ini tidak hanya terjadi pada calon Petir 3 di Jakarta. Peserta audisi dari empat kota lainnya, yakni Yogyakarta, Surabaya, Bandung dan Medan Dari masing-masing kota terpilih sepuluh orang yang berhak memperebutkan lima belas Finalis Petir 3.Menurut panitia seleksi Petir 3, uji ketahanan ini merupakan bekal mereka jika berhasil terpilih dalam 15 finalis Penghuni Terakhir 3. Di reality show yang telah menghantarkan Johan dan Edu sebagai Petir 1 dan 2 itu, finalis akan lebih banyak berhadapan dengan alam."Di Petir 3 ini, peserta akan lebih banyak berhadapan dengan alam. Di Petir sebelumnya peserta terlalu dimanjakan. Sekarang tidak. Ini juga untuk menghindari kejenuhan penonton," terang pencetus ide Petir, Helmi Yahya, ditemui di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (15/8/2005).Sesuai dengan kesulitannya yang bertambah, nilai rumah hadiah juga bertambah Rp 250 juta dari Rp 1 M. Pemenang Petir 3 akan menerima bersih karena pajak ditanggung antv. Acara ini akan mulai tayang di antv 19 Agustus 2005. (ana/)











































