ADVERTISEMENT

Spotlight

Komik Teh Hangat, Bukan Sekadar Konten Dakwah Islami

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 22 Feb 2022 14:26 WIB
Komik Teh Hangat
Komik Teh Hangat bisa dibaca di akun Instagram @komiktehhangat. Foto: @komiktehhangat/ Instagram
Jakarta -

Dari deretan komik digital yang marak di jagat maya, tak banyak yang punya konten Islami meski tak sedang bulan puasa Ramadhan. Hampir setiap hari, komik Teh Hangat menyuguhkan konten komik strip tak biasa yang bermuatan dakwah.

Komik Teh Hangat yang dibuat pada 2017 oleh Muhammad Nurun Shofi atau akrab disapa Opi awalnya dibuat random tentang kehidupan sehari-hari dan penuh komedi. Opi mulai merasa ingin membuat semacam Intellectual Property (IP) bersama karakter yang ingin dikenalkan pada publik.

"Saya berpikir harus punya karakter, terciptalah Sobat Komik Teh Hangat," tuturnya saat dihubungi detikcom, baru-baru ini.

Nama 'Teh Hangat' sengaja dipilih Opi karena ide itu muncul saat sedang ngeteh. Sembari tertawa, ia mengatakan akhirnya memilih nama Komik Teh Hangat sebagai IP dan kini sukses diikuti sampai ratusan ribu pengikut.

Teh hangat jika ditelisik lebih lanjut bisa membantu persoalan hidup yang kita rasakan.

"Ya makna tidak lain, setidaknya Komik Teh Hangat ini layaknya teh yang bisa dinikmati untuk menghilangkan penat, lebih rileks, dan banyak bersyukur dalam menjalani kehidupan," kata lulusan Sastra Indonesia Universitas Pamulang tersebut.

Komik Teh HangatKomikus di balik Komik Teh Hangat, Muhammad Nurun Shofi Foto: @komiktehhangat/ Instagram

"Untuk nama karakter sendiri, saya kasih nama Sobat. Biar lebih gampang diingat aja sih," ucapnya.

Setelah mulai ngomik dan membuat konten, Opi mulai menggarap cerita dengan tema dakwah dan mulai men-tag @iqomic.

"Sadar diri saya bukan ustaz atau semacamnya, lebih memilih tema Islami yang ringan, tentang kehidupan, atau juga tentang hadits, ayat AlQur'an yang kiranya saya mampu untuk bikin cerita melalui komik," sambungnya.

Komikus yang mengaku ngefans dengan manga Naruto ciptaan Masashi Kishimoto dan One Piece karya Eiichiro Oda itu juga sukses menerbitkan buku kompilasi bersama teman-teman @iqomic. Komik bertema dakwah itu membahas tentang keseharian sebagai seorang muslim dan hal-hal lainnya.

"Berharapnya tahun ini dan ke depannya, karena sudah lulus kuliah dan freelance, bisa menerbitkan buku satuan bahkan bervolume yang pure dari gambar saya sendiri," pungkasnya.

Bagaimana cerita perjalanan proses kreatif Opi bersama Komik Teh Hangat. Baca artikel spotlight culture selanjutnya ya!

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Komik Digital yang Mendidik, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT