Spotlight

Derek Mears Nyaman Jadi Villain di Film Hollywood

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Minggu, 11 Okt 2020 09:13 WIB
Derek Mears
Foto: dok. IMDB
Jakarta -

Seorang aktor tak hanya memiliki kemungkinan satu peran saja dalam karier mereka. Mereka dapat diminta bermain dalam peran antagonis maupun protagonis.

Dalam cerita komik, dua peran itu bisa dikategorikan ke dalam superhero dan villain. Bagi Derek Mears, ia sering mendapat pilihan yang kedua. Meski begitu, ia mengaku menikmatinya.

"Bagian menyenangkannya menjadi villain adalah, kau dapat membiarkan monster dalam dirimu seperti keluar dari kandangnya," ungkapnya.

Ia punya pandangan khusus pada karakter villain itu sendiri. Derek Mears menyebut, villain tak sepenuhnya jahat dan hanya punya motivasi melakukan kejahatan.

"Tapi aku selalu melihat sisi humanis dari karakter villain. Karena mereka sendiri tak melihat diri mereka seorang villain," ungkapnya lagi.

Hal ini pun ia lihat pada karakter Swamp Thing yang ia perankan. Sebagai penggemar DC, ia sungguh menikmati dapat memerankan karakter tersebut.

Swamp Thing -- Ep. 102 -- Swamp Thing -- Ep. 102 -- "Worlds Apart" -- Photo Credit: Fred Norris / 2018 Warner Bros. Entertainment Inc. All Rights Reserved. Foto: Photo by Fred Norris / 2018 Warner Bros. Entertainment Inc./

"Aku menyukainya sejak lama. Sejak kecil aku adalah fans DC Comics. Bahkan aku membandingkan ia dengan Batman. Siapa makhluk hijau ini, dia sosok yang jahat tapi ternyata dia baik," tuturnya.

Selain Swamp Thing juga Jason Voorhees dari Friday the 13th, karakter aneh yang pernah ia perankan di antaranya adalah Master At Arms, zombie dalam Pirates of The Caribbean.

Dapat memainkan peran-peran seperti itu diungkapkan Derek Mears bak memulihkan dirinya yang sejak kecil dianggap aneh. Derek mengungkapkan secara fisik dia merasa berbeda dari yang lainnya.

"Aku mengidap sesuatu yang membuat bulu-bulu di badan ini nggak tumbuh. Aku botak seperti ini sejak kecil. Aku sering dikatain aneh karena hal ini," tuturnya.

"Aku sekarang menyarankan buat kalian, yang merasa terlalu tinggi, terlalu pendek, terlalu lebar, terlalu kurus, embrace aja semua kekurangan itu. Karena itu yang bikin kalian menjadi manusia seutuhnya," pesan Derek Mears.

(doc/aay)